HeadlineHukum&KriminalPalembangPolda SumselSUMSEL

Pimpinan KelompokTawuran Basis 54 “Dibekuk” Tim Opsnal Unit 1 Jatanras Subdit III Ditreskrimun Polda Sumsel

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Keken (17) pimpinan kelompok tawuran bersenjata tajam (sajam) ‘Basis 54’ tak berkutik saat petugas Tim Opsnal Unit 1 Jatanras Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, meringkus dirinya saat berada di kawasan Mall JM Plaju. Rabu (6/12) sekitar pukul 21.30 Wib.

Tersangka Keken warga Jalan Tangga Takat Laut Lorong Ekasapta Kelurahan 16 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, ditangkap lantaran bersama komplotan Basis 54, dengan bermodalkan sajam jenis parang, dan cerurit serta tongkat besi, menyerang seorang pemuda dari kelompok Original 19 Rusun yang tewas bersimbah darah.

Melakukan penyerangan terhadap sekelompok pemuda yang diketahui dari kelompok Original 19 Rusun. Dimana kelompok Basis 54 yang dipimpin oleh tersangka Keken ini diduga kerap melakukan penyerangan kepada sekelompok atau pemuda yang sedang duduk di pinggir jalan.

Saat kejadian, pada hari sabtu (14/10/2023) sekitar pukul 04.00 Wib, di Jalan Radial Rusun Blok 47 Kelurahan 26 Ilir Kecamatan Ilir Barat (IB) 1 Kota Palembang, tersangka Keken bersama komplotannya dengan menggunakan sepeda motor, melakukan penyerangan terhadap korban Ilham Sayudi.

Penyerangan yang tiba tiba tersebut, membuat korban Ilham Sayudi mengalami luka sabetan sajam di bagian punggung dari senjata milik tersangka Eja, tersangka Bagas, bahkan korban mendapatkan pukulan benda tumpul jenis besi oleh tersangka Putra dan tersangka Dayat serta satu rekannya berinisial T. Kini masih buron. Sedangkan tersangka Keken membacok di bagian belakang korban dengan menggunakan parang ‘Korban ini sedang duduk dengan teman temannya, tiba tiba datang para pelaku yang diketahui dari kelompok Basis 54, langsung menyerang korban yang berusaha lari tapi terjatuh, lalu para pelaku pembacok korban, dan kita berhasil menangkap salah satu pelaku berinisial K yang saat itu berada di Mall JM Plaju, dan ada 5 orang rekannya yang kita terbitkan DPO masih pengejaran berinisial BG, E, PR, DY dan T masih dalam pengejaran,” ungkap Dirreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol M Anwar R, didampingi Kasubdit III Jatanras, Kompol Agus, Jumat (8/12).

Untuk motif, dijelaskan Dirreskrimum Polda Sumsel. Penyerang antar kelompok pemuda, “Ini penyerangan dua kelompok yang tidak seimbang, yang menyebabkan korban dari kelompok Original 18 Rusun mengalami luka bacok di punggung akibat senjata tajam parang dan celurit,” jelasnya.

Atas akibatnya, korban Ilham Sayudi, mengalami luka bacok senjata tajam di punggung dan pukulan benda tumpul, membuat korban tidak berdaya. Oleh warga korban dibawa ke rumah sakit IGD RSMH Palembang, akan tetapi nyawa korban tidak tertolong lagi.

Dikatakan Kombes Pol Anwar, dari laporan tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan dan penelusuran, bahkan aksi penyerangan yang dilakukan Kelompok Basis 54 ini sempat salah satu anggotanya memviralkan di media sosial terkait aksi penyerangan tersebut.

Menurut pengakuan tersangka Keken, jika dirinya hanya ingin seru seruan saja dalam aksi tawuran menggunakan sajam ini. “Parang milik teman satu gang dipinjam, saya ikut gang ini dari tahun 2022. Orang tua tidak tahu kalau saya ikut gang ini kalua pulang kerumah kadang subuh, ikut gang ini hanya untuk seru seruan saja. Ikut tawuran jarang, Pak. “ujar tersangka yang hanya mengenyam Pendidikan di kelas 1 SMA di Kota Palembang sekaligus pimpinan Kelompok Basis 54. Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) ke -3 KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun penjara, dan Pasal 79 ayat (2) UU No 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Anak di penjara ½ dari maksimum pidana
penjara yang diancamkan terhadap orang dewasa sehingga ancaman maksimal terhadap pelaku adalah 6 tahun, (Ly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *