Kapolda Turunkan Tim Usut Kasus Oknum Polisi Bakar Pacar
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Toni Harmanto turunkan tim dari Subdit Propam Polda Sumsel untuk mengusut kasus oknum polisi berinisial Briptu Ads yang membakar korban NM (25) tak lain kekasihnya. “Bidpropam rencananya akan turun melakukan pengecekan pemeriksaan apakah ada unsur tindak pidana atau ada unsur disiplinnya jika terbukti akan diproses sesuai hukum yang berlaku, ini perintah Kapolda,” ungkap Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi,MM, Senin (14/3).
Dijelaskan Kombes Pol Supriadi, jika kejadian tindak pidana penganiayaan berat yang dilakukan oleh oknum polisi Briptu Ads, anggota Biddokes Polres Lahat, dengan cara membakar korban NM, warga Rukun Damai Kelurahan Tungkal Kecamatan Muaraenim, Kamis (10/3) sekitar pukul 22.00 wib di rumah kontrakan Heri di Rt 05 Rw 08 Gang Kolam Kelurahan Muara enim Kecamatan Muara Enim. “Iya benar telah terjadi pembakaran yang dilakukan oleh oknum Briptu Ads, seorang anggota Biddokes Polres Lahat yang melakukan pembakaran kepada pacarnya berinisial NM,” ujarnya.
Aksi tersebut diduga dilatarbelakangi pelaku oknum Briptu Ads cemburu korban ada pria lain dan tidak mau diputuskan oleh korban, sehingga nekat datang langsung membakar korban.
Akibatnya korban NM mengalami luka bakar hampir 80% sementara pelaku oknum Briptu Ads juga mengalami luka bakar diduga berusaha memadamkan api, kini keduanya masih dalam perawatan di UGD RSUD HR Rabain Muara Enim dan belum ada keterangan jelas dari korban maupun pelaku. “Sampai saat ini korban dan pelaku belum bisa kita minta keterangannya karena keduanya masih dalam perawatan di Rumah Sakit Muara Enim karena keduanya mengalami luka bakar, untuk motifnya hanya cemburu karena kekasihnya ada pacar lain rencana pelaku ini akan diputusin,” jelas Kabid Humas Polda Sumsel.
Masih dikatakan Kabid Humas, jika kasus pembakaran ini ditangani oleh Polres Lahat, dan baru memeriksa seorang saksi. “Kasus saat ini ditangani Polres Muara Enim dan mereka baru memeriksa satu saksi berinisial WA (27), kalau korban dan pelaku belum dilakukan pemeriksaan karena masih dalam perawatan,” tuturnya. (Ly).




