HeadlinePalembangSUMSEL

Pengurus Kerukunan Perempuan Pensiun Sumsel (KPPS) Rayakan Hari Jadi ke 10 Sekaligus Haul Almarhumah Hj Ailuny Husni

Ket foto: Potong tumpeng oleh Ketua KPPS Hj Masnun Syahrin SE MSi disaksikan Gubernur Sumsel dan pengurus serta undangan.

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Pengurus Kerukunan Perempuan Pensiun Sumatera Selatan (KPPS) merayakan Hari Jadi ke 10 tahun bertempat di Griya Agung Palembang, Selasa (29/8/2023).

Meriah dan hikmatnya acara ini selain dihadiri para sesepuh tokoh perempuan yang juga sebagai Penasehat KPPS seperti Hj Protasmi Idris Musa, Hj Farida Nangali, Hj Halifah Mahyudin, Bapak Sofyan Rebuin, serta tak kalah seru Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama istri tercinta Hj Febrita Lustia Herman Deru hadir di tengah senyum bahagia para anggota KPPS yang merayakan Hari Jadi ke 10 ini.

Ada yang spesial pada rangkaian acara ini yaitu digelar Haul almarhumah Hj Ailuny binti Muhammad Rawi yang merupakan istri mantan Walikota Palembang Almarhum  H Husni, dan juga merupakan ibu kandung Hj Febrita Lustia Herman Deru.

Ketua KPPS  Hj Masnun Syahrin, SE.MSi dalam sambutannya mengatakan tujuan digelarnya acara ini adalah dalam rangka mempererat persatuan sesama anggota. “Momen ini kami jadikan ajang evaluasi kegiatan yang kami gelar selama ini sekaligus ke depan kami akan susun program kerja. Melalui KPPS kami ingin menjadi  lansia yang sehat , produktif dan mandiri. Kami ada binaan-binaan seperti anak yatim, binaan hafiz Quran, santri lansia, ada juga posyandu lansia. Tiap hari ada kegiatan 4 sehat 5 sempurna. Tingkatkan amal ibadah dan silaturahmi. Cukup gizi, olahraga cukup sesuai kemampuan dan istirahat cukup supaya jadi lansia yang tetap sehat. Hari ini kita juga merayakan haul Hj Ailuny Husni. Kita doakan semoga ditempatkan sebaik-baiknya di sisi Allah SWT,” kata Hj Masnun dalam sambutannya.

Hj Masnun juga mengucapkan terimakasih kepada panitia yang telah bekerjasama dan kompak sehingga acara sukses. “Kepada Pak Gubernur tak terhingga terima kasih kami ucapkan atas semua support sehingga terlaksananya acara ini. Semoga Bapak Gubernur sehat selalu serta dapat menjalankan aktivitas di bawah ridho Allah SWT,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Sumsel H Herman Deru (HD) memulai sambutan dengan berpantun. “Siang hari panas menyengat, sangat gerah sungguh terasa, tetap sehat selalu penuh semangat, KPPS luar biasa,” ujarnya.

 

H Herman Deru dalam sambutannya mengapresiasi keberadaan KPPS yang dinakhodai Hj Masnun Syahrin. “Pensiun bukan akhir tapi alih profesi. Ini adalah gelombang, jangan pernah berpikir mati karya setelah memasuki pensiun. Syukuri apa yang kita dapat, jangan kufur atau inkar karena azab Allah amat pedih. Saya bangga para ibu ini ada yang sudah berusia 80 tahun, ada usia  77 tahun tapi tetap masih sehat. Alhamdulilah, masih bisa sumbangkan pikiran dan tenaga. Pada kesempatan ini, kami atas nama keluarga Ibunda Hj Ailuny sangat berterima kasih atas peringatan ini. Luar biasa ulang tahun Ibunda kami yang lahir pada tanggal 29 Agustus 1942 lalu. Kami terima kasih nian. Saya juga sangat mengapresiasi KPPS ini yang anggotanya masih bisa berkarya dengan binaan-binaannya,” kata HD.

Pada kesempatan ini HD juga memberikan tips bagaimana menghindari pikun dengan terus olah pikir, olah karya dengan silaturahmi. “Banyak cerita miris di luar tentang  generasi muda yang tak menghargai generasi tua. Saya minta KPPS pelajari apa-apa yang jadi kebutuhan kaum tua. Dinas Sosial bisa kerjasama dengan KPPS untuk mendata  lansia yang butuh perhatian. Action ke lapangan sekadar beri perhatian ke lansia yang kurang beruntung. Aksi nyata sudah banyak dilakukan KPPS saya terimakasih. Mudah-mudahan orang-orang ini makin rukun dalam organisasi internal dan saya berharap para anggota dan pengurus bisa melakukan bagaimana bina kerukunan secara eksternal dengan bakti atau aksi sosial. Mudah-mudahan terus solid dan terus sumbangkan pemikirannya,” kata HD.

Pada kesempatan ini dilakukan potong tumpeng dan sebelumnya penyerahan santunan kepada anak yatim dan anak hafiz Quran dan cenderamata kepada para penasehat aktif KPPS seperti Hj Protasmi, Hj Parida Idris Musa dan Hj Zuraida Nangali. Cenderamata juga diterima Gubernur HD bersama Ibu Febrita sebagai perwakilan keluarga untuk almarhumah Hj Ailuny Husni.

HUT ke 10 KPPS sehari sebelumnya juga melaksanakan beberapa kegiatan seperti ziarah ke makam Hj Ailuny Husni dan wisata ke Taman Purbakala. (adv)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *