HeadlineNasionalNUSANTARAPalembangPolda SumselSUMSEL

Penandatanganan Fakta Integritas Seleksi Sespimmen Dik Reg Ke 63 TA 2023

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Kapolda Sumsel Irjen Pol A. Rachmad Wibowo SIK,diwakili Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Ucu Kuspriyadi SIK MH didampingi Irwasda diwakili Kombes Pol Bambang memimpin pelaksanaan penandatanganan fakta integritas kepada panitia dan peserta seleksi Sespimmen Dik Reg Ke 63 TA.2023 Polda Sumsel secara zoom meeting dengan panitia Mabes Polri bertempat di Ruang Biro SDM Lantai II Gedung Promoter Mapolda Sumsel, Senin (12/12).

Pada seleksi Sespimen Polri Dikreg ke 63 TA 2023 Polda Sumsel mengikutkan sebanyak 27 orang peserta meliputi 24 orang pria dan 3 orang wanita yang sudah memenuhi persyaratan mulai kepangkatan dan ketentuan lainnya.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo diwakili Karo SDM Kombes Pol Ucu Kuspriyadi SIK MH mengatakan pelaksanaan penandatanganan Fakta Integritas yang sekarang ini dilaksanakan merupakan kontrak moral. “Kita bersama yang berisi ikrar atau komitmen dalam rangka mencegah dan menghindari segala bentuk penyimpangan serta menumbuhkembangkan keterbukaan dan kejujuran, memperlancar pelaksanaan tugas yang berkualitas, efektif, efisien, dan akuntabel,” ungkapnya.

Dijelaskan Ucu bahwa dalam pelaksanaan proses seleksi pendidikan Sespimmen Polri TA. 2023 menggunakan sistem penilaian 13 komponen individu setiap personel. Penilaian 13 komponen individu menjadi indikator dan fokus utama yang akan digunakan, diharapkan dengan diaplikasikan 13 komponen ini
dan dapat memberikan sumbangan pikiran yang bersifat konstektual strategis dalam menciptakan Polri yang unggul melalui penilaian kompetensi setiap personil secara transparan dan akuntabel.

Kombes Ucu Kuspriyadi menekankan kepada para panitia seleksi agar panitia benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik dan ikhlas serta penuh tanggung jawab mendedikasikan dirinya untuk keberhasilan kegiatan seleksi ini serta jaga integritas dan kejujuran, jangan pernah mencoba melakukan penyimpangan, KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) sehingga tidak ada rumor negatif yang beredar di internal Polri maupun masyarakat tentang tahapan seleksi Sespimmen Polri tersebut guna mewujudkan Polri yang presisi. (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *