Pelaksanaan Operasi Ketupat 2024, Ditlantas Polda Sumsel Tunggu Arahan Mabes Polri
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Menghadapi pelaksanaan Operasi Ketupan 2024 menjelang mudik lebaran Idul Fitri 1445 H, pihak kepolisian khusus Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumsel masih menunggu arahan dari Mabes Polri dan dilanjutkkan Rapat Lintas Sektorat Kementerian dan Kelembagaan dalam waktu dekat. “Kita ketahui setiap tahun kita mengelar Operasi Ketupat, kita laksanakan setelah turun Sprin dari Assops Mabes Polri, diperkirakan pada tanggal 18 Maret nanti ada rapat lintas Kementerian dan Lembaga, ini masih kita tunggu, pelaksana operasi baru bisa kita laksanakan setelah itu,” ungkap Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumsel, Kombes Pol M Pratama Adhyasastra, Minggu (17/3).
Dikatakan Dirlantas Polda Sumsel, setelah turunnya TR dari Mabes Polri, dalam menghadapi Operasi Ketupat 2024 tahun ini, pihaknya menyiapkan Operasi Ketupat dengan menyediahkan Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu. Mengingat Operasi Ketupat merupakan operasi rutin setiap tahunnya, seperti biasa kita mengelar Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu, untuk Pos Pengamanan kita mengamankan setiap aktivitas selama libur lebaran apakah di tempat hiburan, pertokoan, tempat kreasi atau bahkan tempat- tempat yang dilalui kendaraan.
Pos Pelayanan pihaknya akan mengelar di beberapa lokasi seperti jalan jalan penghubung antar Kabupaten/Kota dan antar Provinsi. Mengingat Provinsi Sumsel berbatasan dengan Provinsi Lampung, Provinsi Jambi, Provinsi Bengkulu dan transportasi laut di Tanjung Api Api Banyuasin yang menghubungkan Provinsi Sumsel dengan Provinsi Bangka. Pos Terpadu ditempatkan di Bandara, seluruh Terminal dan Pelabuhan di wilayah Sumsel. “Itu yang menjadi prioritas kita,” jelasnya.
Untuk suksesnya pelaksanaan Operasi Ketupat 2024 tahun ini, pihak Ditlantas Polda Sumsel memastikan Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu, akan mengalami pertampahan terkhusus pada Pos Pengamanan dibandingkan jumlah Pos Pengamanan tahun 2023 kemarin. “Untuk Pos Pengamanan tahun 2024 mengalami penambahan (dari tahun 2023) sebanyak 85 Pos, Pos Pelayanan sebanyak 23 Pos dan Pos Terpadu kita gelar sebanyak 12 pos, saat ini kita menunggu masukan up date dari Polres Polres jajaran,” tutur Dirlantas Polda Sumsel.
Kombes Pol Pratama, juga mengingkatkan jika di wilayah hukum Polda Sumsel selama tahun 2023 terdapat 40 lokasi rawan macet dan 46 lokasi rawan kecelakasn yang tersebar di seluruh 17 kabupaten/kota di Sumsel, untuk itu pihaknya akan melakukan upaya -upaya pencegahan dari preventif hingga eventif, tidak menutup kemungkinan di tahun 2024 ini akan mengalami peningkatan. “Tentunya daerah rawan ini setiap tahunnya bertambah ini akan kita evaluasi, nanti kita minta masing- masing wilayah memetakan kembali, untuk menekannya kita melakukan upaya preventif seperti sosialisasi dan eventif dengan meningkatkan patroli,”ujarnya. (Ly)




