HeadlineOPINIPalembangSUMSEL

OPINI: Membangun Generasi Muda Indonesia Berkarakter melalui Kepramukaan

Oleh : Drs. N. Suseno

Pramuka oleh sebagian orang masih sering dipandang sebelah mata. Pandangan ini mungkin terjadi karena ketidak tahuan mereka tentang pramuka. Secara kasat mata Pramuka hanya dilihat dari sisi fisik atau lahiriah saja, seperti tepuk tangan, nyanyi-nyanyi dan lain-lain. Tepuk tangan dan nyanyi sebenarnya adalah salah satu metode atau cara untuk membuat kegiatan pramuka itu menjadi lebih hidup, gembira dan menyenangkan sehingga pramuka bisa diminati oleh semua lapisan, dan apa yang mau disampaikan bisa sampai kepada anggota pramuka itu sendiri.
Menurut kamus bahasa Indonesia karakter diartikan sebagai tabiat, sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan orang yang satu dengan orang yang lainnya serta watak yang mereka miliki. Gerakan Pramuka mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi kaum muda, guna menumbuhkan tunas bangsa yang berkarakter agar menjadi generasi yang lebih baik, bertanggungjawab, mampu membina, dan mengisi kemerdekaan nasional serta membangun dunia yang lebih baik. Sedangkan pendidikan karakter adalah suatu sistem yang menanamkan nilai-nilai karakter kepada seorang individu, yang meliputi ilmu pengetahuan, kesadaran, kemauan dan tindakan untuk dapat melaksanakan nilai-nilai tersebut baik terhadap Tuhan YME, dirinya sendiri, orang lain, lingkungannya maupun bangsa dan negaranya. Pendidikannya dilaksanakan di alam terbuka, menarik, menantang, dan mengandung pendidikan dengan menggunakan Prisnsip Dasar dan Metodik Kepramukaan. Pendidikan dalam Gerakan Pramuka menanamkan nilai yang antara lain keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, tolong menolong, bertanggungjawab dan dapat dipercaya, jernih dalam berpikir, berkata dan dapat dipercaya serta berpegang teguh pada nilai dan norma mayarakat.
Sistem Penyelenggaran Pendidikan Kepramukaan Pendidikan kepramukaan adalah proses pembentukan kepribadian, kecakapan hidup, dan akhlak mulia melalui penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan. Penyelenggaraan pendidikan kepramukaan dilaksanakan dengan bimbingan anggota dewasa, salah satunya dengan sistem among oleh Pembina, yaitu mewajibkan pada guru supaya mengingati dan mementingkan kodrat-iradatnya anak-anak, dengan tidak melupakan segala keadaan yang mengelilinginya. . Pendidikan yang dilaksanakan, dalam Gerakan Pramuka adalah pendidikan sepanjang hayat, berkelanjutan, serta memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa.
Melalui kegiatan pramuka berbagai nilai karakter bisa di dapatkan dan karenanya kehadiran pramuka sebagai wadah pembinaan dan penanaman nilai-nilai karakter bagi orang muda menjadi sangat penting. Sampai saat ini pramuka diyakini menjadi salah satu wadah yang masih dan sangat relevan untuk pembinaan orang orang muda dengan pendidikan karakter. Gerakan Pramuka merupakan lembaga yang menggunakan prinsip pendidikan dalam arti yang luas bertumpu pada Belajar mengetahui, belajar berbuat, belajar hidup bermasyarakat; dan belajar untuk mengabdi. Pramuka itu bisa untuk siapa saja karena semua unsur kebhinekaan ada di dalamnya, tidak melihat siapa dia, dari ras apa, suku apa, agamanya apa, gendernya apa dan lain-lain dan melalui wadah ini diajarkan kesederhanaan, toleransi terhadap perbedaan, sopan santun, kejujuran, nilai-nilai nasionalisme, dan lain-lain. Pentingnya pendidikan karakter khususnya pada para pelajar, generasi muda tidak boleh ditawar-tawar lagi keberadaannya, tanpa adanya karakter dan jati diri yang kuat maka sebuah bangsa akan tenggelam ditengah arus pengaruh globalisasi yang semakin dahsyat

Membentuk Karakter dan Kekuatan Jasmani
Kegiatan pramuka bukan hanya menekankan pada materi atau isi pelajaran yang perlu diperhatikan yang lebih penting dari adalah bagaimana kita dapat melahirkan dan menumbuhkan sikap-sikap serta perbuatan-perbuatan yang baik yang akan membentuk karakter dan kekuatan jasmani dari diri peserta didik paramuka itu sendiri . Hal ini bisa dilihat dari cara kerja masing-masing baik dalam regu atau kelompok , mereka saling bekerja sama dalam satu tim untuk mencapai satu tujuan yang sama.
Penanaman nilai-nilai karakter untuk membangunan manusia Indonesia yang memiliki watak yang kuat sangat diperlukan . Karena watak manusia akan menjadi penentu kemajuan globalisasi, ilmu pengetahuan dan teknologi. Tidak cukup hanya membangun manusia atau kaum muda menjadi cerdas, yang menguasai ilmu pengetahuan saja, tetapi juga dibutuhkan manusia yang tangguh berkepribadian tangguh, luhur budi pekertinya, hidup dalam kerukunan, serta menjujung tinggi rasa persatuan dan kesatuan bangsa pendidikan karakter bagi generasi muda.
Keberadaan orang muda itu diibaratkan seperti ilalang yang sedang pada masa kejayaan dengan kondisi terbaiknya, tetapi juga dapat diumpamakan seperti sebilah pisau yang tajam tanpa karat di tepinya. Ilalang dan pisau ini akan sangat berguna dan bermanfaat bagi diri sendiri dan banyak orang, jika digunakan dengan benar, namun akan sangat membahayakan jika digunakan dengan tidak benar, seperti itulah generasi muda, mereka merupakan sosok tangguh yang masih membutuhkan bimbingan dan pendampingan untuk menjadi sosok yang berguna bagi diri sendiri dan juga orang lain. Maka mari kita jadikan pramuka sebagai wadah yang tepat untuk menempa orang muda dengan berbagai nilai karakter, tentu peran orang tua, keluarga, lingkungan dan teman-teman sepermainan sangat menentukan dan mempengaruhi karakter generasi muda tersebut, apakah nantinya akan menjadi sosok pemimpin ataukah akan menjadi sosok pemimpin?
Sebagai lembaga pendidikan non-formal gerakan pramuka dimaksudkan untuk membentuk kaum muda berkarakter, menanamkan semangat kebangsaan, dan meningkatkan keterampilan. Berkaitan dengan hal itu, maka kerjasama dengan berbagai pihak sangat diharapkan, karena kaum muda merupakan bagian terbesar penduduk Indonesia yang harus diselamatkan dari berbagai ancaman seperti masalah seperti kasus narkoba, bullying, kecanduan gadget, obat-obatan terlarang. dll. Pendidikan kepramukaan sebagai salah satu pilar pendidikan kaum muda di Indonesia, dituntut untuk dapat lebih berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah yang sering dihadapi oleh kaum muda
Begitu pentingnya pendidikan karakter, maka kita semua harus ikut mendorong perkembangan dan kemandirian Gerakan Pramuka untuk mempercepat keberhasilan dalam upaya pembentukan karakter kaum muda yang lebih baik, sehingga dapat menjadi warga negara yang bertanggung jawab serta calon pemimpin bangsa yang lebih handal pada masa depan. Menjadi tugas kita bersama untuk sedini mungkin menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter bagi generasi muda, dan wadah pramuka rasanya merupakan wadah yang tepat untuk belajar untuk mempersiapkan hidup bagi orang muda. sementara itu mengabaikan pembentukan watak dan kepribadian adalah menyesatkan. Berkaitan pendidikan karakter untuk generasi muda tersebut penulis mengajak semua pihak untuk tidak ragu menjadikan pramuka sebagai wadah penanaman nilai-nilai karakter, mari kita dukung, kita bantu agar pangkalan-pangkalan gugus depan kepramukaan agar semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda. Semoga pramuka semakin mampu hadir menjawab apa yang menjadi harapan masyarakat dan cintai oleh berbagai pihak. Salam Pramuka…………! (Penulis adalah guru sekaligus kepala SMK Xaverius Palembang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *