On the Job Training Bagi Tracer Wilayah Teluk Pakedai

Kubu Raya – Dalam rangka memutus dan menekan angka penyebaran covid-19, dalam hal ini Puskesmas Teluk Pakedai menggelar On the Job Training (OJT) bagi Penanggung Jawab, Tes, Lacak dan Isolasi (PJ TLI) covid-19 dan tenaga tracer di ruang aula kecamatan di Jalan Pematang Mas, Desa Selat Remis, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya. Kamis (10/06/2021)
Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari dan dibuka oleh sekretaris camat bapak Syarif Syahril S.sos. dan dihadiri oleh unsur Forkopimcam diantaranya Kapolsek Teluk Pakedai yang diwakili Ipda Kadek, Danramil Teluk Pakedai yang diwakili Pelda Sentot Harseno, dan seluruh unsur yang tergabung dalam satgas percepatan penangangan covid-19.
Diketahui, data dari Kemenkes menyebut, Indonesia membutuhkan setidaknya 80 ribu lebih tenaga contact tracer atau pelacak kasus covid-19. Perhitungan ini jika didasarkan pada standar WHO yakni 30 tenaga pelacak untuk 100 ribu orang.
Sehingga, dalam laporan Kapuskesmas Teluk Pakedai mengungkap bahwa tenaga tracer yang telah disiapkan untuk Kecamatan Teluk Pakedai terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tenaga kesehatan puskesmas. Babinsa dan Bhabinkamtibmas adalah salah satu figur yang dekat dengan masyarakat dan memiliki kemampuan untuk melakukan persuasif kepada masyarakat. Oleh karena itu, Babinsa, Babinkamtibmas, Puskesmas dan masyarakat diharapkan mampu bersinergi untuk melakukan tracer sebagai upaya percepatan penanganan covid-19.
Sementara itu, Danramil Teluk Pakedai yang diwakili Pelda Sentot Harseno menuturkan bahwa para pemimpin seyogianya memberikan contoh terlebih dulu. Konsisten menerapkan upaya pencegahan covid-19 di lingkungan kerja ataupun keluarga. Hal tersebut guna menumbuhkan rasa tanggung jawab kepada seluruh anggota untuk melindungi diri dan orang lain agar tidak terpapar covid-19.
“Pemimpin yang tidak memiliki kepedulian terhadap anggotanya tentu akan diabaikan oleh anggotanya. Oleh karena itu, kami Koramil 1207-08/Teluk Pakedai selalu disiplin terhadap protokol kesehatan. Agar anggota saya juga dapat melakukan hal yang sama dan bisa ia bawa ke lingkungan keluarganya” terang Danramil.
“Terapkan aturan yang ada, laksanakan dengan ketat, agar semua punya rasa tanggung jawab yang tinggi untuk saling menjaga” tutupnya.
(Pendim 1207/BS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *