Nasib Sial, Belum Sempat Menjual Hasil Curian, Aksi Kga M Faisal Mencuri Burung Karcer, Digagalkan Warga
PALEMBANG. MEDIASRIWIJAYA – Nasib sial, belum sempat menjual hasil curian, Kga M Faisal (18), hanya bisa pasrah, aksi mencuri burung Karcer, digagalkan warga Perum Muzazi Vilage Blok 1 No 21 Desa Pangkalan Benteng Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin. Dari tangan tersangka Faisal, warga Lorong Wiraguna No 1696 Rt 23 Rw 05 Kelurahan Kuto Batu Kecamatan IT 2 Palembang, petugas menyita satu sangkar burung bersamamu satu ekor burung karcer warna hitam putih.
Dalam aksinya, Pelaku Faisal menargetkan kelengahan pemilik burung didalam sangkar yang sengaja meletakannya di teras atau dekat jendela, sehingga dengan mudah dijangkau pelaku untuk di curi. Sial. Saat hendak mencuri burung kacer bersama sangkarnya, aksinya ketahuan warga dan langsung diamankan, dan nyaris di hakimi warga. “Tersangka ini mencari atau mencuri burung yang tidak dalam pengawasan, lalu tersangka dikasih tahu temannya, ada burung yang bisa di curi, bahkan tersangka ini punya jaringan hasil curian untuk di jual di Pasar Burung,” ungkap Kompol Sigit Agung Susilo, SH SIK MH didampingi Kanit Reskrim, Ipda Alvin S. Jumat (10/6).
Dikatakan Kapolsek Talang Kelapa Banyuasin, atas kasus tersebut tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP, dan petugas masih melakukan pendalaman terkait komplotan pencuri burung di Wilkum Polsek Talang Kelapa Banyuasin tersebut. “Pelaku Kgs Faisal menargetkan burung kacer ini sebagai target untuk di curi, pada saat aksinya ternyata diketahui pemilik rumah dan diamankan warga, pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUHp ancaman 5 penjara.”ujarnya.
Sementara itu. Tersangka Faisal, dihadapan petugas mengaku baru pertama kali itu pun atas seruan atau’ lokak, dari A yang berkata ”ada lokak’. lanjut kata A ‘Inilah lokak burung kacer aku tahu tempatnya, jualnya di jembatan pasar burung palembang’ seruh A teman Pelaku.
Tersayang Faisal, saat tengah beraksi ketahuan pemilik burung (30/5) dan beraksi di siang menjelang sore, akibatnya tersangka harus merasakan dinginnya Hotel Prodeo Polsek IT 1 Palembang. “baru pertama kali saya di tangkap maling burung, saya diajak teman saya katanya ada lokak, rencananya burung akan di ju di pasar burung seharga 600 ibu uangnya untuk sehari hari, tapi burungnya belum sempat di jual sudah ditangkal,” akunya. (Ly).




