MMK Sumsel Gelar Aksi di Kawasan Bundaran Air Mancur

PALEMBANG. MEDIASRIWIJAYA,- Puluhan warga masyarakat yang mengatasnamakan dari Masyarakat Miskin Kota Sumatera Selatan (MMK Sumsel), turun ke jalan mengelar aksi damai mendukung kinerja Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) untuk kembali bekerja. Aksi di gelar di kawasan Bundaran Air Mancur Palembang. Senin (31/05).

Massa aksi yang dikoordinator aksi langsung oleh Ketua MMK Sumsel Arifin Kelender, juga membentangkan spanduk yang bertuliskan ‘Kami Masih Percaya KPK Dalam Memberantas Korupsi. Diam Menakutkan Bergerak Mematikan Masyarakat Miskin Kota dan KPK Kembali Kerja Kerja Kerja’, dalam suasana Protokol Kesehatan (Prokes) Covid – 19.

Berunjuk pada polemik 76 orang Pegawai KPK yang saat ini tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang saat ini menjadi 51 Pegawai. Untuk itu MMK Sumsel mengelar aksi mendukung penuh KPK untuk bekerja seperti semula, dan bagi yang tidak lulus TWK sebagai Abdi Sipil Negara (ASN) dapat menerima dan tidak cengeng. “Polemik ini memang sudah berbulan-bulan ini terjadi polemik di tubuh KPK. Ini karena adanya campur tangan dari pihak luar tentang tes wawasan kebangsaan (TWK) hingga membuat masalah jadi bertambah rumit. Untuk itu kami hadir untuk mensuport KPK agar dapat menjalankan tugasnya dalam memberantas korupsi di negeri ini,” ungkap Arifin Kelender.

Arifin Kalender, mengatakan jika puluhan massa MMK mendukung penuh KPK RI di bawa pimpinan Firli Bahuri, agar bekerja seperti semula, tanpa ada kaitannya dengan pegawai KPK yang tidak lulus TWK tersebut.

Mengingat keputusan tersebut sudah sesuai dengan UU yang berlaku, mengingat warga menginginkan KPK bekerja seperti semula memberantas korupsi di negeri ini. “KPK memiliki kriteria dan aturan sendiri dalam tes menjadi ASN. Jika belum lolos, jangan berpolemik. Biarkan KPK berkerja sebagaimana mestinya. Biarkan KPK melanjutkan kerjanya untuk membrantas pelaku korupsi di negeri kita ini, mengingat korupsi di Indonesia semangkin banyak.” jelasnya.

Bukan hanya itu. Kedepan massa MMK akan kembali mengelar aksi unjuk rasa damai di Gedung KPK untuk memberikan dukungan kepada KPK agar bekerja. Dan mengingatkan agar permasalahan Pegawai KPK yang tidak lulus TWK menjadi urusan internal KPK, jangan ada campur tangan oleh oknum di luar internal KPK.

Aksi unjuk rasa berjalan dalam, dengan pengawalan pihak kepolisian dalam hal ini Polrestabes Palembang dan Polsek Ilir Timur (IT) 1 Palembang. (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *