HeadlineNasionalPalembangPendidikanSUMSEL

Menuju Era Supersmart Society 5.0, UPGRIP Gelar Seminar Nasional Pendidikan

Keterangan foto: Penghormatan kepada narasumber, dengan secara bergantian melakukan pemukulan gong tanda kegiatan dimulai.

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Lompatan-lompatan yang dilakukan Rektor Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) sebagai persiapan menyongsong Era Supersmart Society 5.0 terus berpacu. Seperti yang dilaksanakan kali ini dengan menghadirkan 4 (empat) Guru Besar dari berbagai disiplin ilmu dari Universitas terkemuka di Indonesia dalam seminar nasional Pendidikan dengan tema “Transformasi Pendidikan yang Unggul, Berdaya Saing dan Berkarakter Menuju Era Supersmart Society 5.0. Itulah tujuan yang ingin kami capai,” ujar Ketua BPH PB PGRI pada Universitas PGRI Palembang, Dr. Hj. Meilia Rosani, S.H.,M.H saat sambutan pada Seminar Nasional Pendidikan ke 15 Tahun Akademik 2024-2025 Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang di Aula Aidil Fitri Syah Lantai 5 Gedung Business and Science Center UPGRIP, Rabu 6 Nopember 2024.

Keterangan foto: Sambutan Ketua BPH PB PGRI pada UPGRIP.

Menurutnya, dengan berbagai kegiatan yang digelar UPGRIP, pihaknya senantiasa mensupport dan terus mendorong dengan harapan SDM yang dihasilkan UPGRIP akan menjadi unggul dan sesuai dengan harapan masyarakat. “Kami mempunyai  4 Prodi di PPs. Khusus hari ini Seminar Nasional Pendidikan ini diharapkan dapat memberikan dan menambah wawasan mahasiswa kami di PPs. BPH mendukung seluruh kegiatan yang dilakukan UPGRIP apalagi dengan tujuan untuk meningkatkan mutu karena persaingan apalagi PTS saat ini sangat ketat dan tinggi. Narasumber diharapkan memberikan informasi terbaru bagi mahasiswa. Selain itu, dapat menambah jejaring untuk Dosen dan Mahasiswa,” ujarnya.

Keterangan foto: Sambutan Rektor UPGRIP.

Di tempat yang sama, Rektor UPGRIP, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M.,M.Si mengatakan UPGRIP yang saat ini sudah berada pada klaster 1 Nasional dengan posisi 78 IKU (Indikator Kinerja Utama). UPGRIP sudah bersiapkan dengan strategi lima langkah di antaranya percepatan-percepatan. Ke depan UPGRIP sudah mulai dengan menyajikan pembelajaran smart class room. Saat ini posisi kita masuk Klaster Satu. IKU atau Indikator Kinerja Utama, ada 8 IKU dengan nilai 85 sedangkan UPGRIP sudah di posisi 78 sehingga masuk klaster satu. Sebagai hadiah dengan posisi ini, kita  diberi fasilitas Smart Class Room dengan berbagai fasilitas yang mumpuni,” kata Bukman.

Keterangan foto: Sambutan Direktur Pascasarjana UPGRIP.

Bukman juga menyebutkan UPGRIP akan terus membuka wawasan dengan memulai kembali International study. “Suatu Perguruan Tinggi dikatakan besar kalau memiliki jejaring mendunia. Beberapa tahun terakhir ini UPGRIP memang tidak melakukan secara fisik namun nonfisik terus dilakukan. Insya Allah UPGRIP pada tahun 2025 akan mulai kembali melaksanakan kegiatan  International Study  minimal ke Singapura dan Malaysia untuk melihat perkembangan Perguruan Tinggi di dua negara itu. Singapura masuk 10 dunia maka kita akan dapat melihat perbandingan dengan tujuan peningkatan di UPGRIP. Begitu pula dengan Malaysia nomor 17 dunia. Kita sudah bekerjasama dengan perguruan tinggi di dua negara tersebut namun karena terhalang pandemi covid jadi sempat terhenti dan insya Allah akan kita mulai kembali,” tambahnya seraya mengatakan UPGRIP akan menggelar juga kegiatan EDU Fair yaitu pameran dengan melibatkan seluruh Sekolah Menengah Negeri dan Swasta di Sumsel dan rencananya akan dibuka oleh Menteri Pendidikan RI.

Keterangan foto: Para narasumber bersama Rektor, Ketua BPH PB PGRI pada UPGRIP, dan Direktur Pascasarjana UPGRIP.

Direktur Pascasarjana, Assoc. Prof. Dr. Syaiful Eddy. M.Si. dalam laporannya menyebutkan seminar mengusung tema “Transformasi Pendidikan yang Unggul, Berdaya Saing dan Berkarakter Menuju  Era Supersmart Society 5.0”. Adapun peserta seminar sebanyak  345 orang dengan 31 pemakalah yang berasal dari  Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Swadaya Gunung Jati, Universitas Sriwijaya, Universitas PGRI Palembang , Universitas Muhammadiyah Palembang, Universitas Negeri Malang, Universitas Dehasen Bengkulu, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Negeri Medan, Universitas Sebelas Maret dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pemuda Surabaya. Sedangkan peserta sebanyak  314 yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi seperti  Malang, Solo/ Universitas Sebelas Maret Surakarta, Bengkulu, Bangka Belitung, UPGRIP , Jawa Tengah/Universitas Panca Sakti, Medan, dan Surabaya.

Narasumber dalam Seminar ini adalah Prof Erna Andriyanti, SS., M.Hum., Ph.D (Guru Besar Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Yogyakarta/UNY), Prof. Dr. Suryadi (Guru Besar Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta/UNJ), Prof. Dr. H. Suherli Kusmana, M.Pd., (Guru Besar Pendidikan Bahasa Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon dan Prof Dr. Ratu Ilma Indra Putri, M.Si. (Guru Besar Pendidikan Matematika Universitas Sriwijaya). “Dalam Seminar kali ini Program Pascasarjana UPGRIP menghadirkan narasumber dengan berbagai disiplin ilmu. Sesuai tema menuju Super Smart Society 5.0. Selama ini berbicara tentang teknologi tapi tidak  melibatkan aspek sosial. Sekarang kita mencoba memachingkan teknologi dengan kehidupan sosial. Mengejawantakan keduanya dan akan kita coba angkat dalam bidang Pendidikan,” kata Syaiful.

Keterangan foto: Para narasumber.

Hadir pada kegiatan seminar ini antara lain para Wakil Rektor seperti Assoc Prof Dr Dessy Wardiah, MPd. (Warek I), Assoc Prof Dr Yaser Arafat, S.E.,M.Si (Warek II), Assoc Prof Drs Sukardi MPd. (Warek III), dan Dr Maranatha Disurya SH MH (Warek IV) merangkap Plt. Dekan FH UPGRIP. Selain itu hadir juga para Dekan dan Wakil Dekan,  seperti Dekan FKIP UPGRIP, Dekan Fak. Perikanan dan Kelautan, Dekan Fak. Ekonomi dan Bisnis, Asisten Direktur Pascasarjana UPGRIP, para Kaprodi di lingkungan  UPGRIP. (*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *