Mantan PNS Ngaku Pegawai Kantor Camat IB I “Diamankan” Tim Polsek IB I

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Reno (35) mantan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palembang ini, menangis saat diamankan warga yang tak lain korbannya sendiri ke Polsek Ilir Barat (IB), Selasa (12/1).

Reno, warga Lorong Roda Jalan Merdeka Palembang ini, dengan modal baju seragam coklat PNS mengaku pegawai Kantor Camat IB 1 Palembang, nekat melakukan penipuan untuk proses pengurusan administrasi kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga (KK) dan Akte Kelahiran.

Untuk modus aksinya, Reno menawarkan diri kepada setiap warga untuk proses pembuatan KTP, KK dan Akte Kelahiran dengan tarif bervariasi antara Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu. Di duga ada sebagian warga yang kesal karena KTP atau KK miliknya tak kunjung selesai sementara uang sudah diambil pelaku.

Kapolsek IB 1 Palembang, Kompol Roy A Tambunan, didampingi Kanit Reskrim Polsek IB 1 Palembang, Iptu Apriansyah , SH membenarkan jika pihaknya menerima seorang diduga pelaku penipuan oleh warga. “Benar, Polsek IB 1 Palembang menerima serahan dari masyarakat kepada bhabinkamtibmas kami di kelurahan bukit lama terkait keluhan warga terkait ‘aksi’ warga ini (reneo-red),” ungkap Kompol Roy. Rabu (13/1).

Masih dikatakan Kapolsek IB 1 Palembang,”yang bersangkutan menawarkan jasa pengurusan KK, KTP dan Akte Kelahiran, yang ternyata tidak pernah dikerjakan dia, membuat warga masyarakat gerah karena korbannya sudah banyak, makanya diamankan ke kita,” ujarnya.

Untuk proses hukumnya, karena tidak ada korban yang melapor, sesuatu aturan petugas tetap melakukan pemeriksaan 1 x 24 jam yang bersangkutan akan dikembalikan ke pihak keluarga, dengan membuat surat perjanjian. “Prosesnya kita tetap melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan, apabila ada pelapor dari masyarakat tentang penipuannya akan kami proses lebih lanjut. Tapi jika tidak ada ya kami akan memberikan pembinaan, dan membuat surat pernyataan dan akan kami kembalikan kepada keluarganya,” jelas Kompol Roy.

Setelah 1 x 24 Jam sampai hari ini tidak ada warga yang berkenan membuat laporan, hanya beberapa warga yang datang ke Polsek IB 1 Palembang untuk pembenaran saja terkait aksinya. “Sampai hari ini belum ada korban yang melapor, tapi ada beberapa warga yang datang untuk meyakinkan bahwa orang itu yang sudah melakukan penipuan dimana korbannya ada yang rugi 50 ribu hingga 150 ribu,” tutur Kapolsek IB 1 Palembang.

Sementara itu, Reno dengan modal seragam PNS warna cokelat, mengaku sebagai PNS bagian pengurusan KTP, KK dan Akte Kelahiran bagi warga masyarakat. Atas aksinya ini berujung penangkapan dirinya. “Saya ditangkap Pak Rt dan warga, kasus saya bisa membantu membuatkan KK, KTP dan Akte Kelahiran, saya tidak menentukan harga, kadang dikasih 50 ribu hingga 150 ribu, aksi ini sudah berlangsung dua bulan di Kelurahan Bukit Lama, saya ditangkap karena ada yang tidak saya selesaikan, sementara uangnya habis untuk makan,” aku Reno.

Reno, mengakui jika dirinya menyesal setelah di pecat Institusinya pada tahun 2021 lalu, karena yang bersangkutan tidak masuk kerja selama 3 tahun dari tahun 2019 lalu, yang menyebabkan dirinya tidak punya pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan anak dan istrinya. “Saya dipecat tahun 2021, karena tidak masuk kerja 3 tahun dari tahun 2019, sebelumnya saya minta maaf kepada Ibu Wakil Walikota dan Bapak Walikota Palembang saya menyesal saya malu, saya tobat sebesar-benarnya sama bini dan anak saya,” ujarnya sambil berlinang air mata. (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *