HeadlinePalembangPolitikSUMSEL

Laskar Santri “AMIN” se-Sumsel Gelar Zikir Akbar Awal Tahun

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA –  Laskar Santri Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar “AMIN” Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan acara zikir akbar awal tahun 2024 serta deklarasi Laskar Santri “AMIN” se- Sumsel yang dipusatkan di Pondok Pesantren Tahfidz Kiai Marogan Talang Betutu Palembang, Minggu (7/1).

Turut hadir  Koordinator Nasional (Kornas) Laskar Santri “AMIN” K.H Tubagus Masnun, S.Pd.I, Ketua Koordinator Daerah (Korda) Laskar Santri “AMIN” Wilayah Sumsel Gus Masagus Ahmad Fauzan Yayan, S.Q, Ketua Laskar Santri Kota Palembang Ustdaz Wazir, S.Fill.I, Ketua Panitia acara Muhammad Yunus, S.Ud, penceramah acara ini K.H Solihin Hasibuan, dan undangan lainnya.

Kornas Laskar Santri “AMIN” K.H Tubagus Masnun, S.Pd.I mengatakan “Kami dari Laskar Santri kebetulan saya adalah Kornas Laskar Santri, memang Laskar Santri dibentuk dideklarasikan tanggal 9-10 November 2023 di Surabaya dan dihadiri oleh Calon Wakil Presiden (Cawapres) Muhaimin Iskandar. Tujuan  inti dibentuk Laskar Santri itu adalah untuk menjaga serta meminimalisir kecurangan yang terjadi nanti di pemilihan presiden (Pilpres) pada tanggal 14 Februari 2024. “Memang Laskar Santri ini sendiri terdiri dari santri, alumni pesantren, dan semua simpatisan, serta tidak berafiliasi kepada salah satu organisasi besar, jadi Laskar Santri itu dari semua organisasi yang peduli kemenangan Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar. Intinya tadi telah saya sampaikan bahwa tugas utamanya adalah mengawal Tempat Pemungutan Suara (TPS)-TPS di lapangan dari kecurangan. Nanti memang ada. Tadi perekrutan saksi memang sekarang lagi dibuka dari semua relawan, dan termasuk Laskar Santri. Jadi kalau nanti Laskar Santri masuk ke saksi di dalam, ya mereka ke dalam, tetapi walaupun sudah di dalam kita yang lainnya itu memantau di luar. Karena saksinya kan terbatas, yang lainnya memantau dari luar, ketika nanti terjadi kecurangan perintah dari atasan kita adalah langsung eksekusi di tempat, harus kita ribut. Di mana ribut di sini adalah kita memprotes, mendokumentasikan kecurangan-kecurangan itu dan melaporkan kepada tim kita yang ada di atas,” tambahnya.

Dilanjutkannya, pihaknya bergerak memang sudah lama beberapa bulan sebelumnya, kita sudah bergerak di mana Pilpres untuk pencoblosan tinggal beberapa hari lagi yakni 40 hari lebih kurang. Sekarang ini sedang pembahasan terus berjalan dan pemberian pembekalan kepada para Laskar Santri untuk terus memahami kondisi di lapangan sampai saat ini, dan itu sudah berjalan hingga saat ini. “Alhamdulillah kami dari awal itu ketika saya membentuk, sudah 26 provinsi kami bentuk, dan alhamdulillah terus bertahap menyempurnakan kekurangannya, walaupun memang di setiap daerah berbeda-beda, karena memang DPT-nya juga berbeda, kita fokus di daerah-daerah tertentu yang memang basisnya kebanyakan lawan di sana,” katanya.

Sementara itu, Korda Laskar Santri “AMIN” wilayah Sumsel Gus Masagus Ahmad Fauzan Yayan, S.Q, di mana ini merupakan kegiatan deklarasi Laskar Santri untuk mendukung pasangan AMIN tingkat Sumsel. Jadi alhamdulillah sudah terbentuk di tingkat kabupaten/kota kepengurusan Laskar Santri “AMIN”. “Untuk kepengurusan tingkat kota madya diketuai oleh Ustdaz Wazir, S.Fill.I, jadi yang hadir pada kegiatan ini kebanyakan pondok pesantren Tahfidz Kiai Marogan Talang Betutu Palembang adalah pengurus-pengurus di tingkat kecamatan yang ada di kota Palembang. Insya Allah ustadz-ustadz muda yang ada di kota Palembang ini baik yang backgroundnya dari rumah tahfidz maupun dari dai-dai, ustadz di kampung, dan majelis-majelis, di mana mereka insya Allah solid untuk mendukung pasangan “AMIN”, jadi hari kita deklarasi sekaligus doa dan zikir untuk pasangan “AMIN”. Targetnya sendiri, kami sebetulnya targetnya menang pasangan “AMIN” ini, sedangkan untuk di Sumsel ini ya target kita paling tidak kita bisa seperti nasional, yakni bisa masuk di putaran kedua untuk pasangan “AMIN” ini,” imbuhnya.

Masih disampaikannya, jadi kalau bisa setelah putaran kedua kita lebih giat lagi nanti untuk dakwah-dakwahnya, ini target nasional bukan wilayah. Sedangkan target suara untuk di Sumsel minimal 10 persen dari mata pilih yang ada insya Allah itu akan tercapai. Untuk kepengurusan itu ada sekitar 150 orang kurang lebih dari ustad-ustadz.“Di mana itu tergabung dari ustadz-ustadz di tiap kecamatan, serta kabupaten/kota yang ada di provinsi Sumsel. Dan setelah dilantik ini kita akan dakwah, akan menyebarkan, istilah itu menyiapkan untuk ke masyarakat-masyarakat, majelis-majelis, dan lain sebagainya,” tandasnya.(Yanti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *