HeadlineNasionalNUSANTARAPalembangPolda SumselSUMSEL

Korban penyiraman air keras di kawasan 4 ulu, akhirnya sehat dan pulang kerumah

PALEMBANG,MEDIASRIWIJAYA – Setelah 32 hari menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang. Rahman Hakim (22), warga Komplek Perumdam Lebak Murni Sako Palembang, korban penyiraman air keras di kawasan 4 ulu, akhirnya sehat dan pulang kerumah. Jumat (23/6).

Pasien Rahman Hakim, korban penyiraman air keras oleh dua orang yang tidak dikenal ini, mendapat perhatian khusus oleh orang nomor satu di Polda Sumsel, Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo, sebagai bentuk kepedulian antar sesama. Sehingga tim medis dari RS Bhayangkara Palembang, langsung menjemput (25/5) dan melakukan perawatan terhadap luka bakar akibat air keras yang merusak tubuh korban mencapai 25%, dibagian dada sebelah kiri dan kedua tangan korban. Bukan hanya perawatan luka bakar akan tetapi juga tim dokter Bhayangkara melakukan pemulihan perawatan korban. Selama 32 hari, pasien Rahman Hakim di rawat oleh dokter dokter yang terampil dan profesional dibidangnya. Yaitu. Dr DPJP IPTU dr Eueis Restetty, Sp.B bersama IPTU dr Afriyanto Ridhwan.

Rahman Hakim, ditemani sang ibu, dalam persiapan pulang kerumah, tidak lupa mengucapkan rasa terimakasih atas perhatian dan bantuan bapak Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, atas bantuan pengobatan, ucapan terimakasih pun beberapa kali terucap dengan mata yang berkaca kaca. “terimakasih banyak kepada bapak kapolda sumatera selatan bapak Rachmad Wibowo, atas bantuan dan fasilitas kesehatan yang diberikan kepada saya selama satu bulan lebih di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang ini, saya ucapkan terima kasih sekali lagi pak, kami sekeluarga mengucapkan terimakasih sekali lagi,” ungkap Rahman, didampingi ibunya. Jumat (23/6).

Rahman juga mengatakan, bukan hanya pengobatan dan perawatan, serta fasilitas yang didapatkannya. Akan tetapi Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo, melalui Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hosen Pelambang, juga membantu pengurusan pelunasan BPJS dan mengurus dokumen Penerima Bantuan Iuran (PBI) pada Dinas Sosial. “terima kasih juga atas bantuan untuk pelunasan tunggakan BPJS dan dibantu untuk pengurusan PBI ke Dinas Sosial, sekali lagi bapak saya dan keluarga, terima kasih sekali lagi hanya tuhan yang bisa membalas kebaikan bapak,” ujarnya.

Bahkan Rahman Hakim, selama 32 hari menjalani perawatan di Sal Rawap Inap RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, mendapat perhatian khusus dari para dokter dan perawat, serta petugas pelayanan  Rumah Sakit yang baik, sehingga membuat nyaman selama proses penyembuhan. “selama di rawat di sini mengakui bahwa perawatan ini membuat saya nyaman, perawat baik juga pelayanan yang memuaskan sekali, saya benar benar dirawat 99 % insya allah sehat seutuhnya, sekali lagi saya mengucapkan terimakasih,” tutur Rahman.

Rahman Hakim, jumat (23/06) sekitar pukul 16.00 Wib dengan wajah tersenyum, duduk di kursi roda, menuju pintu keluar IGD RS Bhayangkara untuk pulang ke rumahnya diantar petugas RS Bhayangkara. (Ly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *