Kejari Pagaralam Musnahkan BB Sabu dan Ganja

PAGARALAM, MEDIASRIWIJAYA – Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Pagaralam harus kerja ekstra untuk mewujudkan Pagaralam Bersih Narkoba (Bersinar). Pasalnya sesuai dengan data yang ada, narkoba menduduki peringkat utama terbukti saat pemusnahan barang bukti di Kejari Pagaralam, Kamis (15/7) .dari 24 kasus pidana yang berkekuatan hukum tetap 21 di antaranya kasus narkoba baik sabu maupun ganja.

Sejumlah barang bukti (BB) dari 24 perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (incrach) periode Januari-Juni 2021 yang ada di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pagar Alam dimusnahkan dengan cara dibakar dan dihancurkan menggunakan mesin gerinda.

Pemusnahan BB yang didominasi oleh perkara narkotika jenis ganja dan sabu tersebut dilakukan Kajari Kota Pagar Alam M.Zuhri bersama Walikota Alpian Maskoni dan diikuti beberapa pihak lain seperti Pengadilan Negeri, Lapas Klas III, BNN serta Dinas Kesehatan Kota Pagar Alam di halaman Kejari, Pagaralam.

Kajari Kota Pagar Alam M. Zuhri mengatakan bahwa tujuan dari pemusnahan BB ini adalah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyalahgunaan dari pihak yang tidak bertanggung jawab, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat Kota Pagar Alam.”Karena banyak hal yang dikhawatirkan jika BB tersebut tidak dimusnahkan seperti rusak, hilang atau jumlahnya berkurang,”ucap Zuhri.

Ia mengatakan, dari 24 perkara yang BB yang dimusnahkan ini 21 di antaranya tindak pidana narkotika jenis ganja dan sabu sedangkan perkara 3 perkara umum yakni berupa senjata tajam (Sajam) dan senjata api rakitan.

Menurutnya, jika melihat jumlah yang ada tindak pidana narkotika justru lebih dominan, yang indikatornya bukan menurun dari tahun ketahun namun justru meningkat, Dan tercatat dari perkara narkotika yang ada dari Januari-Juni 2021 ada sebanyak Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP). “Saat ini barang bukti berupa fisik atau terpidananya sudah dilimpahkan ke Lapas Klas III Kota Pagar Alam,” jelasnya.

Sementara Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni menambahkan, bahwa pemerintah Kota Pagar Alam sangat mengapresiasi apa yang dilakukan penegak hukum dalam memberantas segala macam bentuk tindak pidana di wilayah hukum kota Pagar Alam. “Tak dipungkiri, bahwa penyalahgunaan narkotika di Kota Pagar Alam masih cukup tinggi, sehingga perlu dibutuhkan peran serta masyarakat dalam mengatasi permasalahan ini serta menjadi tanggungjawab bersama,” ujarnya. (Rep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *