HeadlineHukum&KriminalNasionalPalembangSUMSELUncategorized

Kejagung Pindahkan Empat Tersangka ke Rutan Pakjo Palembang

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Kejaksaan Agung RI, akhirnya memindahkan tersangka Anggota DPR RI, Alex Nordin mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) ini bersama tiga rekannya, ke Palembang, guna mempermudah proses persidangan, atas kasus korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Tahun 2010 – 2019.

Ke empat tersangka tersebut Alex Noerdin, bersama Direktur PT Dika Karya lintas Nusa (PT DKLN) Tahun 2009, A Yaniarsyah. Direktur Utama PT PDPDE Sumsel Tahun 2008, Caca Isa Saleh S. Dan Mudai Madang selaku Direktur PT DKLN merangkap sebagai Komisaris Utama PT PDPDE Gas.

Ke empat tersangka, dijemput menggunakan mobil Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang warna hijau, sekitar pukul 11.45 Wib langsung menuju Kejari Palembang, untuk menjalani tes PCR setelah hasil keluar. Baru sekitar pukul 15.00 Wib. Ke empat tersangka dengan pengawalan pihak kepolisian yang ketat, tiba di Rumah Tahan Negara (Rutan) Klas 1 Pakjo. Pelimpahan ke empat tersangka kepada pihak Rutan Pakjo Klas 1 a Palembang, guna mempermuda proses persidangan. “Pukul 15.00 Wib, kami telah menerima pelimpahan dari Kejaksaan sebanyak 4 orang atas nama bapak AN dan kawan kawan,” ungkap Bistok, Kepala Rutan Klas 1a Palembang, Rabu (22/12).

Dijelaskan Bistok, jika ke empat tahanan yang dilimpahkan ke Rutan telah memenuhi persyaratan seperti tes kesehatan PCR di Jakarta, rencananya ke empat tahan ini dilakukan pemeriksaan lagi sebelum ditempatkam di Ruang Isolasi berdasarkan perintah dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan tanggal 16 Juni 2020. “Alhamdulilah ke empat sudah menjalani tes PCS sehat semua. Tapi kita masih melakukan pemeriksaan kesehatan lagi terhadap yang bersangkutan, jika sudah selesai termasuk berkasnya lengkap kita akan lakukan isolasi selama 14 hari, jadi bagi yang masuk wajib menjalani isolasi,” jelasnya.

Dituturkan Kepala Rutan Pakjo Palembang, untuk ke empat tahanan Alex Noerdin Cs, pihaknya tidak menempatkan yang bersangkutan ke ruangan sel khusus, mengingat pihaknya telah menyediakan tempat atau blok khusus bagi tahan kasus korupsi. “Kalau penempatan khusus kita tidak ada tetapi kita akan menempatkan Ruang Isolasi 14 hari setelah itu kita kan ada blok khusus korupsi, tidak ada kamar khusus yang kita siapkan,” serunya.

Untuk status ke empat tahanan yang dilimpahkan ke Rutan Pakjo, ditegaskan Bistok, hanya sebagai titipan Kejaksaan. “Ini masih titipan kejaksaan atau A3 sudah P21, tinggal menunggu sidangnya saja,” tegasnya.(Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *