Kasum TNI Jenderal Richard Tampubolon Bakar Semangat Siswa Baru di MPLS SMA Xaverius 2 Palembang
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Xaverius 2 Palembang tahun ajaran 2026/2027 berlangsung istimewa. Meski di tengah kesibukan tugas negara, salah satu putra terbaik Bumi Sriwijaya sekaligus alumni sekolah tersebut, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Jenderal Richard Tampubolon, menyempatkan diri menyapa dan memberikan motivasi kepada para siswa baru.
Kehadiran jenderal bintang tiga tersebut berlangsung secara virtual pada hari kedua MPLS, Selasa (7/7/2026). Selain Jenderal Richard yang hadir virtual, tokoh alumni IKARIUS 2 lainnya seperti DR. Anzwar Agus dan Sudirman Teguh, MM., turut hadir langsung di sekolah untuk membakar semangat para junior mereka.
Melalui layar virtual, Jenderal Richard Tampubolon mengingatkan ratusan siswa baru bahwa tantangan generasi muda ke depan semakin besar, sehingga mentalitas unggul harus dibentuk sejak hari pertama menginjakkan kaki di bangku SMA. “Generasi muda Sumatra, khususnya anak-anak kita di SMA Xaverius 2 Palembang, harus penuh semangat dan ceria. Tanggung jawab sebagai murid wajib ditempa melalui disiplin yang ketat, integritas, dan kerja keras dalam belajar. Ini adalah modal utama kalian untuk menaklukkan masa depan dan meraih cita-cita,” tegas Jenderal Richard.
Materi baris berbaris, upacara Edukasi etika dan sopan santun bermedia sosial, Materi krusial pencegahan kekerasan/perundungan (bullying), bahaya napza, judi online (judol), hingga isu pornografi diberikan dari Kepolisian POLDA Sumsel dan TNI Kodam Sriwijaya.

Pelaksanaan MPLS di SMA Xaverius 2 Palembang sendiri diselenggarakan selama lima hari (6–10 Juli 2026) dengan mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 12 Tahun 2026. Fokus utamanya adalah mewujudkan “MPLS Ramah” guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan tanpa adanya praktik perpeloncoan.
Kepala SMA Xaverius 2 Palembang, Petrus Widodo, menjelaskan bahwa konsep ramah yang diusung merupakan langkah awal untuk merajut sinergi yang kuat antara pihak sekolah, siswa, dan orang tua murid.
“MPLS Ramah ini adalah prosesi kami menyambut kehadiran anak-anak hebat dan orang tua sebagai bagian dari keluarga besar sekolah. Dari sini, kita memulai proses membersamai peserta didik untuk mengantarkan mereka meraih cita-cita terbaiknya,” kata Petrus Widodo.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Nyiman Heni, memaparkan dalam forum Solusi (Sosialisasi dan Diskusi) bahwa MPLS tahun ini berdiri di atas tiga pilar utama: Ramah Anak, Ramah Lingkungan, dan Ramah Biaya. Konsep ini memastikan seluruh kegiatan menghormati hak anak, peduli lingkungan, dan tidak membebani finansial orang tua.
Menambahkan hal tersebut, Pancarida selaku perwakilan panitia menekankan pentingnya kesan pertama bagi psikologis siswa baru. “Kesan pertama yang mereka rasakan saat masuk sekolah akan sangat memengaruhi semangat belajar dan rasa percaya diri mereka untuk beradaptasi,” jelasnya.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, durasi MPLS kali ini diperpanjang menjadi 5 hari untuk memberikan ruang adaptasi yang lebih optimal. Selama sepekan, para siswa disuguhkan materi edukatif yang sangat relevan dengan tantangan zaman, antara lain:
• Visi, misi, dan target strategis SMA Xaverius 2 Palembang.
• Internalisasi budaya sekolah dan gerakan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun).
• Pengenalan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Pagi Ceria.
• Edukasi etika dan sopan santun bermedia sosial.
• Materi krusial pencegahan kekerasan/perundungan (bullying), bahaya napza, judi online (judol), hingga isu pornografi.
• Penguatan wawasan kebangsaan lewat materi 4 Pilar Kebangsaan.
Untuk memastikan kegiatan berjalan bersih dari tindakan perundungan, jalannya MPLS di SMA Xaverius 2 Palembang ini juga dipantau langsung secara ketat oleh dari TNI – POLRI yang bersinergi dengan dinas terkait. (daris)




