Kapolda Sumsel Pimpin Apel Pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis), Gelar Almatsus (Alat Matrial Khusus) dan Kemampuan Personel Ditlantas Polda Sumsel Tahun 2022
PALEMBANG,MEDIASRIWIJAYA – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Toni Harmanto, pimpin Apel Pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis), Gelar Almatsus (Alat Matrial Khusus) dan Kemampuan Personel Ditlantas Polda Sumsel Tahun 2022, bertempat di Lapangan Apel Mapolda Sumsel. Selasa (22/2)
Apel Pembukaan dengan tema ‘Polantas Presisi Yang Mengimplementasikan Road Safety Menuju Era Digital 5.0’. Yang diikuti seluruh jajaran Ditlantas Polda Sumsel. Selain Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto, hadir juga Waka Polda Sumsel Brigjen Pol Rudy Setiawan. Kombes Pol M Pratama Adhyasastra resmi menjabat Dirlantas Polda Sumsel dan PJU Polda Sumsel serta beberapa perwakilan Instansi terkait.
Sebelum membuka Rapat Kerja Teknis, Kapolda Sumsel dan rombongan terlebih dahulu, melakukan pemeriksaan Almatsus yang dimiliki Ditlantas Polda Sumsel, dari Mobile ETLE, Mobil derek, Mobil Pelayanan Terpadu, Mobil Patwal dan Motor Patwal. Bukan hanya itu. Ditampilkan juga berbagai atraksi dari beladiri Dril borgol dan dril baton stik dengan pelatih AKP Dedi dari Satbrimob Polda Sumsel. Peragaan pemasangan dan pembongkaran senjata api laras pendek dan panjang oleh Anggota Ditlantas dengan mata tertutup.
Yang paling seru, peragaan dari Anggota Ditlantas Polda Sumsel khususnya dari Anggota Patwal Roda Dua dan Roda Empat. Atraksi ditutup dengan anggota Ditlantas dari 1 motor dipumpangi empat personel yang membawa bendera Ditlantas. “Sesuai dengan tema Rakernis ini dalam rangka kesiapan kemampuan personel lalu lintas kita, satu sisi juga mengelar peralatan yang ada, dan melatih kemampuan mereka dalam menghadapi tugas dilapangan.” ungkap Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto.
Kapolda Sumsel juga mengingatkan untuk peralatan Almatsus yang dimiliki Ditlantas yang ada dapat dimanfaatkan jangan sampai rusak tidak digunakan. “peralatan kita manfaatkan dia rusak karena di pakai, jangan sampai rusak tidak dipakai,” ingatnya. Orang nomor satu di Polda Sumsel ini menjelaskan dengan kegiatan Rakernis dan beberapa peragaan yang ditampilkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan personel Lalu Lintas khususnya personel yang bertugas dilapangan.
Agar kejadian Anggota Lalu Lintas diserang mengunakan pisau oleh oknum pelanggar lalu lintas yang tidak mau ditindak dapat dilakukan upaya Overmacht (suatu keadaan yang memaksa) atau tindakan yang diatur dalam Perkap 01 Tahun 2009 Tentang Pengunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian jangan sampai Anggota Lalu Lintasnya lari. “melihat peristiwa 1 bulan yang lalu ada perlawanan makanya ini salah satu kesiapan anggota kita dilapangan, dengan kegiatan Rakernas ini saya berharap juga ini tidak terulang kembali, anggota menghadapi situasi lari itu harus dihadapiada peraturannya yaitu Overmacht atau Perkap 01 Dimana kita bisa melakukan tindakan kekerasan terhadap itu karena memang diatur oleh hukum dengan maksud melakukan pembelaan diri”. “anda di pegang senjata makanya Anda harus terus dilatih dengan keterampilan bela diri, termasuk pengunaan borgol dan stik kemampuan-kemampuan inilah yang kita harapkan bisa hadir dalam kegiatan rakernis ini walaupun hanya 1 hari Tetapi ini bisa dilakukan di waktu waktu lain bersama dengan anggota kita yang memiliki kemampuan ini,” jelasnya.
Dengan Palu di tangan, Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto dengan ini resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis), Gelar Almatsus (Alat Matrial Khusus) dan Kemampuan Personel Ditlantas Polda Sumsel Tahun 2022. “selamat menjalankan rakernis lalu lintas manfaatkan waktu yang singkat ini untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan dan kami juga berharap senantiasa menjaga keselamatan Keamanan saat bertugas dilapangan,” ujarnya.
Sementara itu. Kombes Pol M Pratama Adhyasastra resmi menjabat Dirlantas Polda Sumsel, selain Rakernis pihaknya juga menampilkan Gelar Almatsus (Alat Matrial Khusus) dan Kemampuan Personel Ditlantas Polda Sumsel khusunya dalam bertindak melawan penjahat jalanan dan pengawalanan. “ini kegiatan safety riding yang menggambarkan kemampuan personil lalu lintas khususnya bagi pengendara atau operator pengawalan kita menumbuhkan wo mereka ini adalah petugas petugas yang terampil dan safety,” jelasnya singkat. (Ly)





