Kades Pandan Agung Digugat, Massa GMPD Gelar Aksi di PTUN Palembang

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Sejumlah masyarakat dan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi (GMPD) menggelar aksi di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palembang, Kamis (9/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Aksi tersebut  diterima oleh PTUN Palembang serta dikawal ketat oleh kepolisian Polrestasbes Kota Palembang.

Massa aksi mendesak PTUN untuk membatalkan Surat Keputusan (SK) Bupati OKU Timur tentang pengangkatan Kepala Desa (Kades) Pandan Agung, Kecamatan Suku II, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumsel berinisial BH. “Oleh karena itu, tuntutan kami adalah Mosi tidak percaya kepada Bupati OKU Timur yang telah melantik Kades Pandan Agung karena telah terjadi penghilangan hak suara pada Pilkades pada 7 April 2021. Dan ini telah melanggar UU No.39/1999 tentang HAM dalam pemilihan sebagaimana pasal 43,” tegas Kordinator Aksi Dodi Hari Utama.

Ia menjelaskan bahwa pada pemilihan tercatat Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 1637 dan yang memilih hanya 1.400 orang. Bahkan sebanyak 812 warga dengan dibuktikan KTP mengaku menolak atas pelantikan Kades Pandan Agung. Pihaknya berharap, PTUN sebagai lembaga negara yang objektif dapat memproses SK sebagaimana gugatan penggugat yang telah dilayangkan.

Sementara itu dikatakan Humas PTUN Palembang Haristov SH saat ini berkas penggugat sudah diterima dan persidangan pun sudah jalan. Bahkan pekan ini sudah masuk acara replik sedangkan pekan depan masuk acara duplik.

Pihaknya mengaku bahwa semua akan diproses atas apa yang menjadi tuntutan pengggutan kepada tergugat akan kami proses. “Jika cukup alat bukti, akan kita tindak. Sesuai dengan kewenangan kami,” tegasnya.

Massa aksi juga telah menggelar aksi di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan sehari sebelumnya. Mereka protes atas ulah Kades Pandan Agung berinisial BH yang diduga telah melakukan sesuatu atas kepengurusan pembuatan sertifikat Program Nasional Agararia (PRONA) yang berjalan bertahun-tahun. (iah/yun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *