Hasil Moven DD dan ADD Desa Rimba Terap Sudah Terealisasi dengan Baik
BANYUASIN, MEDIA SRIWIJAYA — Camat Suak Tapeh Sashadiman Ralibi SAg MSi selaku pengawasan dan pembinaan bersama Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) terus melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) realisasi penggunakan Dana Desa (DD) tahap I tahun 2021maupun dana ADD. Kegiatan Monev kali ini telah dilaksanakan di Desa Rimba Terab Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, Senin (24/5) lalu. Dalam kegiatan tersebut Camat Suak Tapeh bersama tim mengecek secara langsung laporan administrasi dan realisasi pelaksanaan proyek DD maupun ADD di tiga titik.
Usai mengecek laporan administrasi, Camat Suak Tapeh bersama tim mengecek langsung pembangunan RTLH. Dari hasil Monev hari ini, tiga titik pembangunan RTLH yang sudah hampir 100 persen dan juga mengecek Posko Desa Tangkal Covid-19 serta rumah isolasi. Secara keseluruhan realisasinya sudah mencapai 90 persen untuk pencairan DD tahap 1. “Hari ini kami yang didampingi PD Kecamatan Suak Tapeh, PLD, Kades dan Perangkat Desa melakukan pemantauan realisasi. Desa Rimba Terab cukup baik, karena sudah merealisasikan penggunaan DD tahap pertama tahun 2021 maupun dana ADD meski masih ada yang perlu dibenahi,” Kata Camat
Sashadiman mengaku cukup puas dari hasil pantauan tim di Desa Rimba Terab,. Pasalnya, hampir 90 persen realisasi sudah mulai berjalan. Kualitas bahan yang dipasang untuk RTLH serta hasil pelaksanaan juga cukup baik dan sudah sesuai dengan perencanaan.“Kalau di cross check untuk tingkat Kecamatan Suak Tapeh, Desa Rimba Terab merupakan yang paling cepat dalam hal penerapan DD tahap pertama dan ADD,” ujarnya
Lanjutnya, tujuan utama pemantauan ini sejatinya untuk mengetahui sejauh mana dari DD 40 persen tahap pertama itu mulai direalisasikan di Desa Rimba Terab Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin.“Kami bersama tim dan pendamping desa akan terus memantau sekaligus memberikan arahan dan masukan agar realisasinya benar-benar tepat. Mulai dari jumlah penarikan yang sesuai apa belum, apa yang dilaporkan pemerintah desa sesuai permintaan atau tidak, Sebelum kami laporan ke pusat untuk penerapannya,” paparnya.
Sashadiman juga menerangkan, bahwa tujuan Monev pelaksanaan anggaran Dana Desa ini, bertujuan memberikan arahan dan rambu-rambu yang bersifat penting dalam penggunaan realisasi dan penggunaan Dana Desa maupun dana ADD. ”Ya Tujuan monitoring ini selain memberikan arahan juga mewanti-wanti penggunaan Dana Desa dan ADD agar tepat sasaran dan membina desa-desa binaan kami di wilayah Kecamatan Suak Tapeh,” ungkapnya.
Sementara Pj. Kades Rimba Terab Anhar Gozali mengcupakan rasa bersyukur dan berterima kasih kepada TFK dan pendamping yang bekerja maksimal melakukan tupoksinya. Termasuk Monev yang dilakukan hari ini dengan mengecek beberapa titik pelaksanaan DD tahap pertama dan ADD. Apresiasi yang diberikan juga menjadi cambuk tersendiri agar pelaksanaan terus lebih baik dan sesuai dengan perencanaan.“Terima kasih sudah datang kedesa kami untuk melakukan Monev sehingga apa yang kami lakukan tarus diingatkan agar berhati-hati dan terhindar dari penyimpangan. Karena DD dan ADD ini cukup besar dan harus dikelola dengan baik serta tepat sasaran,” ungkapnya, Senin (5/7/2021)
Anhar juga menyambut baik kegiatan Monev ini, Desa Rimba Terab adalah yang perdana pada kepemimpinannya Sejak dilantik menjadi PJ Kades Rimba Terab satu bulan lalu.“Saya menyambut baik Monev ini karena ini sangat penting bagi Pemdes dalam mengelola penggunaan DD agar tepat sasarannya,”ujarnya.
Di kesempatan yang sama Pendamping Desa Tehnik infrastruktur (PDTI) Kecamtan Suak Tapeh Febri Wansyah, ST menyampaikan bahwa pihak Kecamatan akan terus meningkatkan pengawasan dan pembinaan desa yang ada di wilayanya agar Selalu berkoordinasi antara Pemdes dan pihak Kecamatan.”Kami berharap Pemdes selalu berkoordinasi dengan pihak Kecamatan agar bisa bersenergi dalam merealisasikan DD,” ungkapnya.
Febriwansyah juga mengingatkan kepada KPM yang mendapat bedah rumah bahwa dan Rp.17.500.000,00 itu adalah bantuan stimulan dan pengerjaannya bersipat swadaya.”Bantuan ini stimulan, jadi kalau rumahnya ingin lebih baik lagi KPM juga harus menyiapkan matreal,” jelas dia.
Sementara Sekdes Rimba Terab Joni Afandi, S.Pd menjelaskan bahwa Realisasi DD tahun 2020 untuk tahap pertama untuk RTLH sudah dianggarkan 10 rumah dan yang sudah dikerjakan pembangunannya ada tiga rumah. “Untuk dana 8 persen direalisasikan Sosialisasi PPKM, pembangunan Posko Desa Siaga Covid, Rumah Isolasi Sekretariat Posko Covid. Sementara untuk dana yang 32 persen untuk RTLH,
Intejsif PAUD, intensif TPA, gaji Marbod, intensif Kader Posyandu, intensif kader KPM, kegiatan PHBI (perigatan hari besar isalm, untuk Karang Taruna dan Bagian Komenikasi imformatika serta kegiatan LPM,” terang dia.
Terkait dengan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT- DD) lanjutnya, bahwa sudah direalisasikan kepada 54 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai dari Januari dan Februari dan per bulannya sebesar Rp. 300.000,00 per KPM. (ydp)




