HeadlineHukum&KriminalPalembangPolda SumselSUMSEL

Forensik RS Bhayangkara Laksanakan Pemeriksaan Luar Jenazah Gandir

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Guna memastikan penyebab kematian, Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang, melaksanakan Pemeriksaan Luar, terhadap korban gantung diri. Minggu (6/3) pukul 22.21 Wib.

Tim dokter forensik, dipimpin langsung oleh AKBP dr Mansuri Sp.FM didampingi Pembina dr Yunita L, Mars. Iptu Chairul Anwar, Bripka Siswadi, Bripka Yudi Febriansyah, Blu Rio Faldi, Blu Imam H dan Blu Indra A. Pelaksanaan Penerimaan Luar berlangsung selama lebih kurang satu jam.

Pelaksanaan Pemeriksaan Luar jenazah dari Kepolisian Sektor IB II Resort Kota Besar Palembang dengan Nomor : VER/23/III/2023/IB II, tertanggal 26 Maret 2023 perihal Permintaan Visum Et Revertum Mayat diketahui atas nama Jenazah bernama Muhammad Yani (63) warga Jalan Sei Itam Lorong Haris Gang Melati No 688 Rt11 Rw 04 Keluraha. Kemang Manis Keamatan IB II Palembang.

Karumkit Bhayangkara M Hasan Palembang, AKBP dr. Wahono Edhi Prastowo, Sp.PD., FINASIM melalui AKBP dr.Mansuri, Sp.KF, menjelaskan hasil dari Pemeriksaan Luar terhadap jenazah murni gantung diri dan kurang dari 24 jam. “Kita telah memeriksa sosok mayat laki laki, berusia 63 tahun, denga. panjang badan 170 Cm, dari hasil pemeriksaan luar kita menemukan jika korban meninggal kurang dari 24 jam sebelum ditemukan,” ungkap AKBP dr Mansuri.

Selain itu, dikatakan Dokter Forensik, dalam pemeriksaan menemukan tanda -tanda jeratan tali simpul hidup dan luka sayatan di tubuh korban, dari jeratan adanya kekurangan oksigen. “Terdapat bekas tali di leher dengan simpul hidup. Terdapat luka percobaan bunuh diri yaitu luka sayatan. Dan derdapat tanda- tanda kekurangan oksigen yang disebabkan oleh tertutupnya jalan nafas akibat gantung diri. Di sini kita tidak menemukan tanda-tanda kekerasan,” terangnya.

Sebelumnya, warga Jalan Sei Itam Kelurahan Kemang Manis Palembang, dihebohkan atas penemuan sosok jenazah warganya, atas nama Muhamad Yani (63) pada Minggu (26/3) sekitar pukul 17.00 Wib yang nekat menghabisi nyawanya dengan cara gantung diri di rumahnya. “Korban M Yani ditemukan di rumahnya dalam posisi tergantung di kusen pintu dapur sudah tidak bernyawa, saat itu korban tidak mengunakan baju hanya bercelana kolor warna abu- abu,” ungkap Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol M Ngajib, melalui Kapolsek Ilir Barat (IB) 2 Palembang, Kompol Irene.

Awal ditemukan jenazah, dijelaskan Kompol Irene. Dari keterangan saksi Darmadi (55), saat dirinya datang ke rumah korban, untuk meminta selang air PAM. Karena korban tidak kunjung menjawab, saksi Darmadi langsung mengintip dari belakang rumah korban, petugas pun langsung ke TKP dan melakukan olah TKP. “Saksi melihat korban tergantung di kusen pintu dapur rumahnya, dan perut mengalami luka gores, anggota sudah ke TKP mengamankan dan Olah TKP, selanjutnya mayat korban di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang,” ujarnya. (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *