HeadlineinternasionalNasionalPalembangPendidikanSUMSEL

Program Doktor Pendidikan FKIP Unsri Gelar FGD Dissemination of Equity Program Joint Supervision 

* Lanjutan Kegiatan Hibah LPDP melalui Skema Equity Joint Supervision bersama Universiti Teknologi Malaysia

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA  – Program Doktor Pendidikan FKIP Unsri menggelar Focus Goup Discussion (FGD) Dissemination of Equity Program Joint Supervision Sriwijaya Universiti, yang digelar di Room I Lt 18 Hotel Arya Duta Palembang, Selasa (16/6/2026).

FGD ini dihadiri langsung Dekan FKIP Unsri Dr Hartono, M.A, para Wakil Dekan (Dekan I, Dekan II dan Dekan III), Prof Sri Sumarni, M.Pd selaku Promotor, Dr Syarifuddin, M. Pd (Co-Promotor),  Ketua Program Eguity Program, Prof Dr Ir Subriyer Nasir, M.S., PhD, serta tamu dari Universiti Teknologi Malaysia, Prof Dr  Norafandy Yahaya (Dekan Fakulty of Education Sciences and Technology Universiti Teknologi Malaysia, serta Ayu Fadhillah, M.Pd (mahasiswa program Doktor FKIP Unsri), mahasiswa Program S3 FKIP Unsri dan panitia penyelenggara FGD.

Teks foto – Dekan FKIP Unsri, Dr Hartono, M.A saat sambutan. 

Dekan FKIP Unsri, Dr Hartono, M.A dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini harus dilaksanakan dengan harapan mendapat outcome yang tidak saja dimanfaatkan bagi mahasiswa program S3 namun juga dari FKIP Unsri dan Unsri secara umum. “Apalagi dengan kehadiran semua unsur pimpinan FKIP Unsri, dan Prof Norafandy  Yahaya dari Universitas Teknologi Malaysia,” kata Hartono.

Pada kesempatan ini, Hartono menyebutkan FKIP Unsri menempati urutan ke 23 berbadan hukum, dengan adanya program yang bertujuan untuk percepatan universitas berkelas dunia ini.

Teks foto: Ketua Program Eguity Program, Prof Dr Ir Subriyer Nasir, M.S., PhD saat sambutan sekaligus membuka acara.

Sementara itu, Ketua Program Eguity Program, Prof Dr Ir Subriyer Nasir, M.S., PhD dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, pada kesempatan ini menjelaskan kegiatan FGD ini merupakan lanjutan dari diraihnya hibah dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui skema Equity Joint Supervision oleh dosen dan mahasiswa Program Doktor Pendidikan Unsri. “FKIP Unsri telah melakukan kegiatan ini kerjasama dengan Universiti Teknologi Malaysia. FDG ini adalah salah satu aktivitasnya. Equity adalah salah satu program yang diberikan Kementerian yang diperuntukkan bagi 23 perguruan tinggi negeri berbadan  hukum seperti UI, ITB dan 7 perguruan tinggi lainnya. Unsri berkesempatan terlibat tahun ini,” kata Prof Subriyer.

Menurutnya, dengan adanya kegiatan ini maka diharapkan dapat terjadi peningkatan quality education. “FKIP Unsri sudah meningkat bahkan menyalip fakultas lain. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini FKIP Unsri dapat lebih getol lagi meraih kesempatan. Equity saat ini masih menyiapkan dana cukup besar sehingga dirinya berharap dosen dan mahasiswa FKIP Unsri bersemangat untuk mendapatkannya. “bertukar pengetahuan, bertukar ide dan membangun kolaborasi dua perguruan tinggi lintas negara, serta menjaga keberlanjutan lembaga masing-masing di masa depan,” katanya.

Teks foto: Prof Dr Norafandy Yahaya saat sambutan. 

Di tempat yang sama, Prof Dr Norafandy Yahaya dalam sambutannya menyatakan rasa gembira atas kerjasama yang terjalin antara FKIP Unsri dan Univ Teknologi Malaysia. “Terima kasih sudah menerima kehadiran saya. Harapan kami dengan adanya kegiatan ini bisa saling bertukar informasi dan pengalaman. Kami, tidak segan berbagi. Silahkan kita berdiskusi selama beberapa hari saya di sini,” katanya yang pada kesempatan ini sempat membeberkan keberadaan Universiti Teknologi Malaysia yang terus berpacu meningkatkan mutu dan kualitas secara dunia.

Teks foto: Prof Dr Sri Sumarni.

Prof Dr Sri Sumarni mengatakan untuk pertama kalinya, dosen dan mahasiswa Program Doktor Pendidikan Universitas Sriwijaya (UNSRI) berhasil meraihnya hibah dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui skema Equity Joint Supervision. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan riset internasional di lingkungan UNSRI sekaligus memperkuat posisi institusi dalam jejaring akademik global.

Program Joint Supervision merupakan bentuk kolaborasi akademik lintas negara yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh bimbingan dari dua institusi sekaligus, yaitu UNSRI sebagai perguruan tinggi asal dan universitas mitra luar negeri. Dalam pelaksanaannya, tim akademik yang terlibat terdiri atas Prof. Dr. Sri Sumarni, M.Pd sebagai promotor, didampingi oleh Dr. Hartono, M.A dan Dr. Syarifuddin, M.Pd sebagai co-promotor, serta Ayu Fadhilah, M.Pd sebagai mahasiswa doktoral yang menjalankan penelitian dalam skema tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tahun 2026 dengan menggandeng Universiti Teknologi Malaysia (UTM) sebagai mitramu internasional. UTM dikenal sebagai salah satu universitas riset terkemuka di dunia dengan reputasi akademik yang kuat, khususnya dalam bidang teknologi, pendidikan, dan inovasi. Lingkungan akademik yang kompetitif serta dukungan fasilitas riset yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan kolaborasi ini.

Teks foto: Ayu Fadhilah, M.Pd.

Pemilihan UTM juga didasarkan pada kapabilitas pembimbing internasional yang terlibat, yaitu Prof. Dr. Noraffandy Yahaya yang memiliki rekam jejak publikasi bereputasi dengan h-index 31 (informasi terkini dari yang bersangkutan). Kepakaran beliau dalam bidang teknologi pembelajaran dan inovasi pendidikan memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat aspek metodologis serta kedalaman analisis penelitian. Kolaborasi ini sekaligus membuka peluang lebih luas bagi publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi, baik yang terindeks Scopus maupun Web of Science.

Teks foto: Foto bersama Dekan, para Wakil Dekan FKIP Unsri, Tim Pelaksana Joint Supervision, Ketua Equity dan Prof Norafandy Yahaya.

Pelaksanaan Joint Supervision dilakukan melalui mekanisme supervisi bersama yang memungkinkan terjadinya pertukaran gagasan secara intensif antara pembimbing dalam dan luar negeri. Mahasiswa tetap terdaftar secara resmi di UNSRI, namun memperoleh pendampingan akademik lintas negara melalui berbagai kegiatan, seperti diskusi ilmiah, konsultasi penelitian, hingga penyusunan artikel untuk publikasi internasional. Proses ini tidak hanya meningkatkan kualitas penelitian, tetapi juga memperkaya wawasan akademik mahasiswa dalam perspektif global.

Lebih lanjut, program ini juga sejalan dengan komitmen UNSRI dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kemitraan global, serta kontribusi terhadap solusi permasalahan lingkungan dan sosial. (Melalui kolaborasi internasional ini, Rektor Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., mengharapkan agar penelitian yang dihasilkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Harapan tersebut menegaskan komitmen UNSRI dalam menghasilkan riset yang tidak hanya berorientasi pada kualitas ilmiah, tetapi juga relevan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Harapan tersebut menegaskan komitmen UNSRI dalam menghasilkan riset yang tidak hanya berorientasi pada kualitas ilmiah, tetapi juga kebermanfaatan bagi masyarakat. (saf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *