google-site-verification: google09076e6a44bdb237.html FKIP UPGRI Palembang Gelar Yudisium ke 131 – Mediasriwijaya
HeadlineNasionalNUSANTARAPalembangPendidikanSUMSEL

FKIP UPGRI Palembang Gelar Yudisium ke 131

Foto: Suasana pelantikan sarjana baru oleh Dekan FKIP UPGRI Palembang Assoc. Prof. Dr Dessy Wardiah, M.Pd, CIQaR. 

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – FKIP Universitas PGRI  (UPGRI) Palembang menggelar Yudisium Sarjana Baru yang ke 131 dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat sesuai standar yang ditetapkan pemerintah. Terkait Prokes, pelaksanaan Yudisium ini pun berlangsung selama dua hari yaitu peserta dibagi dua, sesi pertama tanggal 15 Februari 2022 sebanyak 99 peserta dan di hari kedua tanggal 16 Februari 2022 sebanyak 103 peserta dari 10 program studi yaitu Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Fisika, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Geografi, Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Seni Pertunjukan, Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Pendidikan Jasmani.

Dekan FKIP, Assoc. Prof. Dr Dessy Wardiah, M.Pd, CIQaR.  mengatakan alumni FKIP UPGRI Palembang sudah dipersiapkan sedemikian rupa agar ketika mereka turun ke lapangan sudah siap. “Bekal kompetensi utama dengan meningkatkan kemampuan IT. Penerapan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar semua sudah menerapkan pembelajaran berbasis IT jadi alumni kita harus siap untuk itu. Secara teori dan teknis sudah dibekali. Mereka sudah dibekali dengan kompetensi utama dari penjabaran kurikulum yang sudah kita desain sedemikian rupa. Apa yang mereka dapatkan diaplikasikan dengan baik di lapangan ditambah dengan daya inovasi dan berkreativitas mereka dalam menghadapi siswa di lapangan,” ujar Dessy.

Rektor UPGRI Palembang Dr H Bukman Lian,M.M.,M.Si.CIQaR menegaskan bahwa UPGRI Palembang saat ini sedang terus mengenjot prasarana terutama perangkat IT. “Melalui percepatan-percepatan perangkat yang disediakan kita terus tingkatkan. Dulu perangkat kami sudah dirasakan cukup mumpuni dengan berbagai fasilitas kemudahan. Namun itu ternyata masih kurang. Berbagai akses yang menggunakan perangkat IT kami sediakan dalam rangka peningkatan pelayanan disesuaikan dengan perkembangan modernisasi IT saat ini. Kolaborasi dengan pusat tenaga IT dan Programmer sudah kita persiapkan untuk selasar digital university. Insya Allah Kampus UPGRI Palembang akan diterima di kancah word class University,” kata Bukman.

Ketua YPLP PT-PGRI Sumsel Dr Hj Meilia Rosani SH MH diwakili Wakil Ketua YPLP PT PGRI Sumsel, Drs Lukman Haris, MSi dalam sambutannya mengatakan tahun 2022 – 2023 akan dilakukan kurikulum Merdeka Belajar. Maka beban calon sarjana akan menjadi lebih berat karena guru diberi kebebasan untuk berinovasi bagaimana cara mengajar yang baik. sebaiknya siswa diberi kebebasan memilih jurusan yang sesuai dengan keinginan . Maka guru harus bisa menjadi sosok yang dikejar siswa untuk bisa membantu siswa. Jadi guru dituntut harus bisa berinovasi dan memberlakukan siswa sesuai minat mereka. Alumni UPGRI harus bisa. “Alumni ketika menjadi pengajar harus bisa memberikan materi yang tidak monoton. Daya kreativitas dan kreasi mereka dituntut sehingga siswa didiknya dapat menyerap apa yang diberikan. Merdeka Belajar sudah menuntut banyak di antaranya kreasi dan inovasi pengajar,” kata Lukman seraya mengatakan YPLP PT PGRI Sumsel mensupport UPGRI Palembang dengan beberapa hal di antaranya memberikan bantuan beasiswa belajar dosen ke jenjang S2 dan S3 dalam rangka meningkatkan kualitas dosen. (iah)

Teks foto: Foto bersama Rektor UPGRI Palembang, YPLP PT PGRI Palembang, para Wakil Rektor, Dekan FKIP UPGRI Palembang, dan para dekan di lingkungan UPGRI Palembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *