EkonomiHeadlineNasionalPalembangPendidikanSUMSEL

Dua Mahasiswa UBD Kembali Ukir Juara di Ajang Lomba Hackthon Fordigi BUMN 2023

PALEMBANG ,MEDIASRIWIJAYA – Mahasiswa Universitas Bina Darma (UBD) kembali unjuk prestasi. Kali ini atas nama Ramadhona (Prodi Sistem Informasi Semester 3) dan
Otarina Dwi Wahyuni (Prodi Teknik Informatika Semester 5) menjadi Juara 3 Lomba Hackthon Fordigi BUMN 2023 yang dilaksanakan oleh Fordigi (Forum Digital BUMN).

Lomba Hackthon Fordigi BUMN 2023 merupakan ajang perlombaan yang mana dalam prosesnya  diberikan timeline untuk membuat program aplikasi dari pihak Fordigi sejak Mei-September 2023. Pengumuman 3 besar tanggal  4 September lalu. Dan tanggal 5 September, tiga besar harus pitching atau presentasi mengenai aplikasi yang dibuat para peserta. Selanjutnya, dalam proses perlombaan ada sesi tanya jawab (Q&A).

Rektor UBD, Prof Dr Sunda Ariana mengatakan sangat bangga dengan pencapaian mahasasiswa UBD yang selalu berinovasi dan maju menciptakan hal-hal baru di berbagai bidang, salah satunya teknologi. “Melalui pencapaian inilah, UBD dapat mewujudkan tujuan UBD Unggul 2025,” ujar wanita yang selalu tersenyum ramah ini.

Ramadhona, salah seorang mahasiswa yang berhasil mendapat juara mengatakan rangkaian selanjutnya, setelah pitching 2 mahasiswa UBD dinyatakan juara 3. “Ada 18 tim dari 5 provinsi yang ikut yaitu dari Sumsel, Sumbar, Jambi, Lampung, Bangka Belitung.  Kegiatan ini baru pertama kali dibuat Fordigi BUMN. Rangkaiannya dari Mei-September masih online, mengumpulkan berkas dan via zoom saja. Setelah tanggal 4 Sept di Graha Pendidikan Politeknik Sriwijaya (Polsri). Kami tentu senang, apalagi ini penantian panjang yaitu 4 bulan kami berjuang. Kami juga bangga karena bisa menjadi juara 3 dari 5 provinsi dengan total 18 tim yang ikut,” ujarnya.

Adapun Tema lomba Fordigi City Chapter Palembang = Quantum Computing Database untuk akurasi mapping kemiskinan dan pengangguran Palembang

Otarina Dwi Wahyuni pun mengatakan hal yang sama. Menurutnya, apa yang menjadi penyebab pemegang menurut kaca mata mahasiswa. “Aplikasi yang kami buat lebih relevan dengan penyelesaian isu atau masalah di Palembang, khususnya terkait pengangguran dan kemiskinan. Nama aplikasi PIONS (Public Informations System) Sebuah aplikasi pemetaan data yang akurat dimana nantinya pemerintah dan instansi pelayanan publik dapat mengidentifikasi daerah-daerah yang rentan pengangguran dan kemiskinan, sehingga dapat mengambil keputusan berdasarkan data yang sudah diproses. Dengan adanya aplikasi ini pemerintah dan instansi pelayanan dapat berkolaborasi dengan masyarakat untuk saling berkomunikasi dan memberikan aspirasi secara tertulis dalam memperbaiki masalah kemiskinan dan pengangguran yang ada di kota Palembang.

Fordigi Hackathon Challenge 2023 berupa kompetisi mahasiswa dari seluruh kampus di Indonesia yang diselenggarakan oleh Fordigi BUMN dengan tujuan untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk terus berkontribusi dalam memajukan proses transformasi digital Indonesia dalam menghadapi tantangan yang akan datang. Fordigi Hackathon Challenge 2023 sebagai kompetisi juga bermaksud untuk menjaring digital talent dari kalangan mahasiswa, yang mampu menjadi problem solver atas isu di daerahnya masing-masing.(www.binadarma.ac.id)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *