HeadlineNasionalPalembangSUMSEL

Dirut PDAM Tirta Musi Tegaskan Komitmen: Lampaui Capaian Sebelumnya

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Baru beberapa hari dilantik, Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang yang baru, Ir. Teddy Andrian, ST., IPM., ASEAN Eng., kepada insan pers menegaskan komitmen akan membawa perusahaan daerah yang dipegangnya ini menjadi lebih baik bahkan melampaui dari capaian sebelumnya. Demikian ditegaskannya saat perkenalan dan silaturahmi dengan media  di Gedung Graha Tirta Musi, Jumat (10/4/2026).

Secara panjang lebar, Teddy yang mengaku latar belakang dirinya sudah tak jauh dari kehidupan seputar air, pada kesempatan ini menegaskan bahwa sesuai amanah yang diberikan Walikota Palembang kepada dirinya maka komitmen kuat untuk memberikan yang terbaik sudah diwujudkan, salah satunya dengan sharing bersama media. “Saya merasa peran media sangat besar terhadap berhasil tidaknya program yang dijalankan. Untuk itulah momen ini saya manfaatkan dengan kita duduk bersama di sini. Sharing dan sekaligus saya memperkenalkan diri,” ujarnya.

Pembenahan baik dalam rangka peningkatan pelayanan maupun dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang. Pria kelahiran tahun 1978 dan jebolan Politeknik Unsri menyebutkan dirinya sejak 1999, telah berkecimpung di dunia teknik sipil, mulai dari tenaga pendamping kontraktor hingga konsultan di bidang konstruksi dan pengelolaan air. Pengalamannya mencakup berbagai proyek, termasuk pendampingan teknis, perencanaan jaringan pipa, hingga konsultasi investasi.“Sebagian besar karier saya di dunia

Pada kesempatan ini Teddy juga menegaskan bahwa dalam 100 hari kerja dirinya di PDAM Tirta Musi, akan memprioritaskan layanan pelanggan terutama dalam penanganan keluhan msyarakat. Pengembangan layanan berbasis digital disebutkannya sebagai langkah untuk mewujudkan apresiasi terhadap kebutuhan dan keluhan pelanggan. Aplikasi ini nantinya memungkinkan pelanggan melaporkan gangguan secara real time, lengkap dengan lokasi, waktu kejadian, hingga pemantauan respons petugas di lapangan. Setiap laporan akan terpantau, mulai dari kapan diterima, kapan petugas bergerak, hingga kapan masalah selesai. Ini untuk memastikan layanan lebih cepat dan transparan,” jelasnya.

Selain digitalisasi layanan, Tirta Musi juga tengah mempercepat penambahan sambungan baru. Dalam tiga bulan ke depan, ditargetkan 15.000 sambungan baru. Saat ini, sekitar 2.000 sambungan telah terealisasi di beberapa wilayah seperti Kalidoni dan sekitarnya. Namun, Teddy menegaskan bahwa evaluasi akan dilakukan langsung di lapangan untuk memastikan air benar-benar mengalir, bukan sekadar pemasangan jaringan.“Bukan hanya terpasang, tapi harus dipastikan airnya mengalir. Itu yang akan kita cek langsung,” tegasnya.

Berdasarkan data saat ini, jumlah penduduk Kota Palembang sekitar 1,8 juta jiwa, dengan cakupan layanan air bersih mencapai 85 persen atau sekitar 1,5 juta jiwa, serta 320 ribu sambungan rumah.

Untuk mencapai target layanan 100 persen, dibutuhkan investasi besar hingga ratusan miliar rupiah.

Teddy mengakui, target tersebut tidak bisa dicapai hanya dengan mengandalkan internal perusahaan. Karena itu, pihaknya membuka peluang kerja sama dengan pihak eksternal, termasuk investor dan lembaga terkait.“Kita harus menggandeng pihak luar. Tidak mungkin tercapai jika hanya mengandalkan kemampuan internal,” katanya.

Selain peningkatan layanan, pembenahan internal juga menjadi perhatian, termasuk perbaikan tampilan kantor pusat dan standarisasi pelayanan di seluruh unit.(saf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *