DinKop dan UKM  Sumsel Selenggarakan Pelatihan Manajemen Akuntansi dan Manajemen Kepengawasan Koperasi

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Menyambut hari Koperasi Indonesia yang jatuh tanggal 12 Juli , Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan mengadakan Pelatihan Manajemen Akuntansi berbasis SAK – ETAP bertempat di Asrama Haji km 11 Palembang pada tanggal 7-9 Juli 2021 dengan pesertanya khusus untuk Pengurus khususnya bendahara dan Pelatihan Manajemen Kepengawasan khusus untuk Pengawas koperasi yang masih aktif.

Kegiatan ini untuk menyambut  Hari Koperasi Indonesia tahun 2021 yang merupakan  peringatan yang ke-74. Tema Hari Koperasi Nasional ke-74 tahun ini adalah “Transformasi Digital Koperasi Menuju Bisnis Modern yang Kuat dan Bermartabat” dengan sub tema “Digitalisasi Menuju Koperasi Modern”. Pada pembukaan acara Bapak Herman ( Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Prov Sumsel) dalam sambutannya mengatakan bahwa koperasi perlu mengembangkan koperasi milenial di era digital 4.0 yang dilaksanakan dengan menggunakan sarana media sosial, hal ini sangat produktif untuk meningkatkan pendapatan di masa pandemi. Selain itu peserta harus taat menggunakan prokes yang telah ditetapkan ssesuai dengan standar dan tetap menjaga jarak” katanya. Kegiatan ini dilaksanakan 3 hari oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan,

Bapak Wawan ( Ka. UPTD Koperasi) mengharapkan peserta untuk mengikuti pelatihan dengan serius karena pelatihan ini untuk penguatan bendahara dan Pengawas di koperasinya.  Narasumber pelatihan bapak Agn. Supriyanto.,M.Si, Bpk Kenny, dan Bpk Dr. Yohanes .  Dalam materi pelatihan yang disampaikan oleh Bapak Agn. Supriyanto., M.Si dikatakan bahwa pendidikan ini khusus untuk mereka yang mempunyai tanggungjawab dalam pengawasan dan pembukuan. SDM pengawas koperasi di dalam melaksanakan tugas sebagai pengawas masih ada yang memang belum paham dalam pekerjaannya dan ada juga yang sudah paham tinggal melengkapinya.  Berbagai kasus dan diskusi diberikan agar mereka dapat mengerti secara mendalam.  Pak Edy mengulas sekitar problem pengawas dalam aspek hukum dan keuangan yang merupakan peran penting dalam melaksanakan tugasnya. Kedepannya para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan materi yang di dapat dalam pelatihan, sehingga koperasi yang diurusnya dengan berkembangnya penggunaan internet di sektor ekonomi koperasi maka terjadi perubahan kultur dalam berbisnis seperti, hilang atau berkurangnya perantara dalam bisnis sehingga mempersingkat saluran distribusi dan  dengan dukungan teknologi informasi dan komunikasi sebagai alat bantu dalam menghadapi persaingan ekonomi digital sehingga terwujudlah koperasi yang modern dengan adanya digitalisasi ini. (daris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *