HeadlineHukum&KriminalMuaraenimNasionalNUSANTARASUMSEL

Buntut Meledak dan Terbakar Gudang Penampungan Minyak Ilegal, Kapolda Copot Kapolsek Gunung Megang Muaraenim

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Sesuai janji Irjen Pol A Rachmad Wibowo, selama menjabat Kapolda Sumatera Selatan, dirinya tegas akan menindak secara tegas segala bentuk tindak pidana, walau pun harus mencopot personelnya yang terlibat, kurang profesional dalam menjalankan Amanat Korps Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat.

Buntut dari kejadian meledak dan terbakarnya gudang penampungan minyak ilegal di Dusun III, Desa Cinta Kasih, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumsel pada senin (19/12) kemarin sekitar pukul 08.00 Wib, menyebabkan 3 orang warga tewas dalam insiden tersebut.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, secara tegas mencopot Kapolsek Gunung Megang Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan, AKP Nasharudin. Ia dicopot pasca insiden gudang bahan bakar minyak (BBM) ilegal meledak dan menewaskan tiga orang warga.

Tiga warga yang tewas yakni berinisial HA alias Coing (25) dan Ari (50), keduanya warga Desa Cinta Kasih serta sebagai sopir dan kerbek minibus, sedangkan korban RA (21), warga Jambi saudara pemilik gudang, ke tiga tewas terbakar karena tidak dapat menyelamatkan diri. “Sebagai tindakan tegas memerangi kegiatan ilegal drilling yang menyebabkan tiga orang meninggal, Kapolsek langsung dicopot dari jabatannya,” ungkap Kapolda Sumsel, Irjen A Rachmad Wibowo, Kamis (29/12).

Dijelaskan Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, dicopotnya Kapolsek Gunung Megang Muara Enim, AKP Nasharudin karena tidak mungkin sebagai Kapolsek ia tidak tahu adanya aktivitas BBM ilegal di wilayah hukumnya. “Tidak mungkin hal seperti itu dia tidak tahu,” jelas Irjen Pol A Rachmad Wibowo. (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *