Antusias Warga Donor Darah di PMI Kota Palembang Sangat Tinggi

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Nuansa new normal akibat pandemi covid-19 di UTD PMI Kota Palembang yang berlokasi di Jalan Srijaya Km 5,5 Komplek SKB dekat Museum Negeri ( Balaputera Dewa ) Sumatera Selatan akhir-akhir ini sangat ramai baik itu donor sukarela ataupun donor pengganti. Apalagi kebutuhan darah di rumah sakit – rumah sakit di Palembang sangat tinggi, dalam sebulannya rata-rata dibutuhkan 1000 kantong darah. Warga Palembang yang dikenal suka menolong sesama dan sudah menjadi budaya yang melekat pada masyarakat Indonesia. Terlebih bangsa kita, walaupun zaman sudah semakin canggih, aktivitas gotong royong masih sangat banyak ditemukan terkhusus di pedesaan. Menolong tidak selalu identik dengan uang ataupun material lainnya, kita dapat menolong dengan hal apapun yang terpenting dapat mengurangi beban ataupun masalah yang dihadapi orang lain. Contohnya saja adalah donor darah. Donor darah merupakan sebuah bentuk solidaritas kemanusiaan yang dapat dimasifkan, karena dengan donor darah, banyak orang yang tertolong untuk melanjutkan hidupnya.

Yunita, salah seorang warga Palembang yang ditemui Media Sriwijaya di UTD PMI Kota Palembang mengatakan bahwa donor darah sendiri yaitu suatu kegiatan atau proses pengambilan darah dalam jumlah tertentu dari seorang pendonor yang akan dimanfaatkan untuk transfusi darah bagi yang membutuhkan. “ Sebagai wujud berbagi kepada sesama, menjaga kesehatan, dan yang pasti akan membuat kita menjadi sehat “ kata Yunita.

Supeno petugas keamanan Polri yang berjaga di UTD PMI Kota Palembang berharap kepada warga masyarakat Palembang untuk melakukan donor darah, karena donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan yang bertujuan untuk memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan sebagai wujud solidaritas kepada sesama manusia. Melalui kegiatan ini setidaknya juga dapat berkontribusi untuk menambah supply kebutuhan darah PMI. “ Guna membantu warga kita yang sakit, memerlukan darah karena operasi, kekurangan darah, kecelakaan, dll disarankan warga masyarakat dapat mendonorkan darahnya baik donor sukarena ataupun donor pengganti maka segeralah ke PMI terdekat “ harap Supeno.

Kriteria bagi yang akan mendonorkan darahnya tentunya, badan kita harus sehat. Namun ada kriteria khusus, yaitu usia minimal 17-65 tahun. Kalau perempuan itu hemoglobinnya harus 12 gram per desiliter, kalau kurang terkena anemia, berat badan tidak boleh kurang dari 45 kg. Tekanan darahnya pun harus normal 120/80. Yang lebih penting lagi, setelah kita donor ialah rutinitas 3 bulan sekali, apabila diingatkan untuk mendonor, sisihkan waktunya sebentar 5-15 menit untuk mendonorkan darahnya. Lalu kalau melihat kantongnya dulu hanya 250 mililiter, sekarang 450 mililiter. Itu karena kalau hanya 250 mililiter, darah tidak bisa dipecah menjadi komponen darah. Darah itu dipecah menjadi tiga komponen, yaitu plasma, trombosit, dan ada lagi leukosit. Jadi, kalau kita mendonorkan darah, kita tidak hanya menyelamatkan satu orang, tapi bisa tiga orang dalam satu kantong itu ( daris )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.