PolitikSUMSEL

Anggota Dapil I DPRD Sumsel Laksanakan Reses Masa Sidang V Tahun 2026

Teks foto: Kegiatan Reses Masa Sidang V DPRD Sumsel Dapil I yang digelar mulai tanggal 10-17 Februari 2026.

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Daerah Pemilihan (Dapil) I yang mencakup wilayah Bukit Kecil, Ilir Barat I, Ilir Barat II, Gandus, Jakabaring, Plaju, Seberang Ulu II, Kertapati, dan Seberang Ulu 1 kembali terjun ke masyarakat. Kali ini, Masa Sidang V Tahun 2026 diisi dengan kegiatan reses yang diikuti seluruh anggota Dapil I DPRD Sumsel.

Reses Masa Sidang V Tahun 2026 yang digelar sejak tanggal 10-17 Februari 2026, Dapil 1 yang dipimpin oleh Koordinator Reses Dapil I H. Chairul S. Matdiah, dan dihadiri oleh beberapa anggota DPRD, Abdullah Taufik (Gerindra), Aryuda Permana Kesuma (Golkar), Muhammad Toha (PKS), Ir. Romiana Hidayati (PDI Perjuangan), dan Firmansyah Hakim (Nasdem).

Koordinator Dapil 1, Chairul S. Matdiah menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota dewan untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.“Kami melaksanakan Reses Masa Sidang V Tahun Anggaran 2026. Tugas kami sebagai wakil rakyat adalah menerima dan menyerap aspirasi masyarakat, termasuk dari guru dan para siswa. Hasil reses ini akan kami sampaikan dalam rapat paripurna DPRD Sumsel,” ujarnya di sela kegiatan reses.

Anggota DPRD Sumsel Aryuda Perdana Kusuma menambahkan bahwa banyak aspirasi yang disampaikan, mulai dari penambahan sarana dan prasarana pendidikan, fasilitas komputer, hingga peningkatan akses internet di sekolah.“Seluruh aspirasi dari siswa dan guru akan kami bawa ke rapat paripurna untuk dibahas lebih lanjut,” katanya.

Sementara itu, Abdullah Taufik menjelaskan terkait isu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), khususnya di tengah kondisi anggaran Provinsi Sumsel tahun 2026 yang mengalami pemotongan hingga Rp2 triliun.“Kami di Banggar tetap optimis mencari sumber anggaran baru. Tujuannya untuk mengamankan gaji P3K, baik paruh waktu maupun penuh waktu. Paruh waktu tetap mengacu pada aturan Kemenpan, jadi tidak perlu khawatir. Tinggal pengaturan skema anggarannya, karena ada porsi anggaran dari pusat dan APBD daerah,” jelasnya.

Melalui kegiatan reses ini, diharapkan aspirasi dunia pendidikan, khususnya terkait peningkatan fasilitas dan dukungan bagi siswa disabilitas, dapat segera direalisasikan demi terciptanya pendidikan yang inklusif dan berkualitas di Sumatera Selatan.

Ket foto: Koordinator Dapi lI H Chairul S Matdiah (berdiri tengah)

Reses Masa Sidang V DPRD Sumsel Dapil I yang digelar Sabtu 14 Februari 2026 mulai pukul 08.00 WIB dilaksanakan di Pasar RDH Grand Citra Mandiri, Kelurahan Gandus Palembang. Pada pertemuan ini, seluruh anggota Dapil I DPRD Sumsel melakukan pertemuan dengan masyarakat Talang Kepuh.

Berbagai masukan pada pertemuan ini di antaranya bagaimana kondisi pasar saat ini dan permintaan para pedagang terkait keberadaan pasar. Berbagai usulan, saran, kritik dan masukan disampaikan para pedagang dan pengelola pasar kepada para anggota Dapil I DPRD Sumsel. “Akan segera kami akomodir ke Pemerintah Kota Palemban. Ajukan proposal dan serahkan kepada tim kami,” kata H Chairul Matdiah.

Di tempat yang sama, Abdullah Taufik (Gerindra) mengatakan bahwa pihaknya akan memberi masukan kepada Pemerintah Ktoa Palembang. “Akan diusulkan pasarnya. Akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan bagaimana tata kelola pasar yang baik untuk di komplek perumahan.  Pasar di dalam perumahan. Talang Kepuh dan Tanjung Barangan akan hebat. Insya Allah serapan aspirasi akan segera kita tindaklanjuti. Tahun 2027 ada pokir akan dialokasikan,” ujar Abdullah Taufik.

Ket foto: Abdullah Taufik (berdiri, kiri) saat menyampaikan sambutan dan menanggapi aspirasi masyarakat.

Reses selanjutnya, dilaksanakan bersama masyarakat di Kelurahan 24 Ilir Cinde dan sekitarnya. Titik pertemuan di Gang Danau, 24 Ilir Kelurahan Bukit Kecil.

Koordinator Dapil I H Chairul S Matdiah mengatakan reses di lokasi ini juga bertujuan untuk mendengarkan aspirasi warga Dapil I. Chairul S. Matdiah menjelaskan bahwa aspirasi warga akan dibawa ke rapat paripurna pada Rabu, 18 Februari 2026 mendatang.

Warga Gang Danau menyampaikan beberapa usulan, termasuk masalah got yang sering menyebabkan banjir saat hujan, serta kesulitan warga kurang mampu yang ingin bersekolah karena terkait Desil, PIP, dan KIS.

Ir. Romiana Hidayati dari PDI Perjuangan menjelaskan bahwa warga dapat membuat proposal dan menyampaikannya kepada anggota DPRD untuk ditindaklanjuti.

Reses ini dihadiri oleh perwakilan 3 RT dan warga sangat antusias menyampaikan aspirasi mereka tentang infrastruktur, anak sekolah, dan PHK. Mengingat waktu yang singkat, warga diminta untuk mengajukan usulan melalui RT setempat untuk ditindaklanjuti. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *