HeadlineNUSANTARAPalembangPolitikSUMSEL

Massa DPD Jaringan Anti Korupsi Sumsel Unjuk Rasa

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Puluhan masa yang mengatasnamakan Dewan Pimpinan Jaringan Anti Korupsi Sumatera Selatan berunjuk rasa di depan kantor Pertamina Region II Palembang Jalan Ahmad Yani, Jum’at (28/1).
Dalam aksinya para pendemo antara lain menuntut solar langka di setiap SPBU kemudian gas elpiji 3 kg di pangkalan sering kosong sehingga masyarakat menjerit karena harga gas elpiji itu melebihi harga eceran.
Koordinator Aksi Fadrianto mengatakan,”Hari ini kami kembali mendatangi Pertamina Region II Sumbagsel terkait adanya dugaan kesalahan pengelolaan solar dan gas elpiji 3 kg yang mana solar langka di setiap SPBU kemudian gas elpiji 3kg di pangkalan sering kosong,” katanya.
Menurut Fadrianto,”Kita menemukan data bahwa pengelolaan elpiji dan solar itu ada kesalahan, maka kali ini kita mendatangi untuk yang kedua kalinya meminta pihak Pertamina agar menjelaskan ini. “Tadi kita sudah ke Kejaksaan Tinggi Palembang untuk mengusut tuntas dugaan KKN di Pertamina Region II dan kita hari ini mengecam pihak Pertamina dan kita akan sampaikan ke Menteri BUMN bahwa sahnya Pertamina Region II kita duga pelayanan publiknya sangat lemah buruk. Kalau perusahaan itu papernya ini hitam harus diberikan sertifikat hitam,” ucapnya.
Fadrianto menjelaskan,”Kita unjuk rasa ini jauh- jauh hari kita sudah masukkan surat, setidaknya pihak Pertamina sudah tahu dan menyiapkan siapa yang menerima aksi dari kita ini. Namun hari ini tidak ada satupun yang menerima kita dan kita pantau pihak Pertamina Regional II ini alergi dengan menerima aksi unjuk rasa menerima pendapat dari masyarakat. Kita akan sampaikan ke bapak Eric Tohir dalam kurun waktu satu minggu ini kita minta ganti management regional II ini sehingga tidak ada alergi. Bagaimana mau ada perbaikan apabila ada masukan dari masyarakat.
Kalau aksi yang pertama kemarin kita ditemui pihak Pertamina melalui humas, namun hari ini mereka tidak menemui kita ada apa. Minggu depan kita akan datangi lagi pihak region II kemudian kita akan bersurat kalau tidak kita datangi langsung Menteri BUMN kalau tidak kita bersurat dengan kawan- kawan yang di Jakarta untuk melakukan pergantian management yang ada di region II ini,” katanya. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *