PMKRI Palembang Gelar Seminar dan Pelantikan Pengurus Baru, Bahas Tantangan Stabilitas Ekonomi Masyarakat
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Palembang “Santo Beda Yang Tekun” menggelar Seminar dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Periode 2026–2027 di Aula Serbaguna Paroki St. Yoseph Palembang, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Dinamika Harga dan Pendapatan: Tantangan Stabilitas Ekonomi Masyarakat Kontemporer” yang dinilai sangat relevan dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini.
Acara diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan, doa pembuka, serta sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua Presidium PMKRI Cabang Palembang Periode 2025–2026, Saudara Odorikus Irwan, S.E., dan Ketua Presidium PMKRI Cabang Palembang Periode 2026–2027, Saudara Aloisius Egi Sanjaya. Turut memberikan sambutan Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Tony Budhi Susetyo, S.I.K., M.H., M.M., serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Selatan, Ari Nasa.

Seminar kemudian menjadi agenda utama yang menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi. Narasumber pertama adalah Ahmad Syaifullah, S.E., M.Si., dosen Fakultas Ekonomi Pembangunan, sedangkan narasumber kedua adalah Greggy Seidana dari Bank Indonesia.
Dalam seminar tersebut, para pembicara membahas fenomena yang kerap dirasakan masyarakat, yaitu kenaikan harga barang dan jasa yang terjadi lebih cepat dibandingkan peningkatan pendapatan. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat, mulai dari kenaikan harga bahan bakar minyak hingga meningkatnya harga kebutuhan pokok. Di sisi lain, pendapatan masyarakat tidak selalu mengalami peningkatan dengan laju yang sama sehingga menimbulkan tantangan tersendiri bagi stabilitas ekonomi rumah tangga.
Diskusi juga menyoroti berbagai faktor yang memengaruhi dinamika harga dan pendapatan, termasuk struktur ekonomi, kebijakan pemerintah, serta kondisi pembangunan daerah. Salah satu pertanyaan yang mengemuka dalam seminar adalah bagaimana masyarakat dapat menghadapi kondisi ketika harga kebutuhan hidup terus meningkat, sementara pendapatan belum mampu mengimbanginya. Selain itu, peserta juga diajak melihat kondisi perekonomian Sumatera Selatan dari perspektif pembangunan daerah di tengah berbagai tantangan ekonomi yang ada saat ini.

Ketua Pelaksana, Henrico Rilo Wijaya K., menyampaikan bahwa seminar ini diharapkan dapat menjadi ruang dialog antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat untuk memahami persoalan ekonomi secara lebih komprehensif. Dengan adanya pertukaran gagasan dari berbagai pihak, diharapkan dapat muncul solusi yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Setelah seminar berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pelantikan Dewan Pimpinan Cabang PMKRI Cabang Palembang Periode 2026–2027. Prosesi tersebut meliputi sidang kehormatan, laporan pimpinan ad hoc, pengucapan sumpah pelantikan, hingga penyampaian sambutan dari pengurus yang baru dilantik. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta serta tamu undangan.
Melalui seminar dan pelantikan ini, PMKRI Cabang Palembang menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan wawasan intelektual mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya pemikiran-pemikiran kritis terhadap berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat. Kesimpulan yang dihasilkan dari seminar menegaskan bahwa stabilitas ekonomi masyarakat tidak hanya bergantung pada kemampuan mengendalikan harga, tetapi juga pada upaya meningkatkan pendapatan dan produktivitas masyarakat secara berkelanjutan.(*)




