YIM Sharing dan Kolaborasi Bentuk Kelompok Penggiat di Sei Selincah untuk Tekan Risiko Penyakit Lingkungan
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Yayasan Intan Maharani (YIM) memperkuat peran masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan. Kali ini dengan sharing dan kolaborasi dengan membentuk Kelompok Penggiat Kesehatan di Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kemuning. Demikian terungkap pada pertemuan yang digelar di Sekretariat YIM Palembang Jalan May Salim Batubara Palembang, Jumat (5/12).

Ketua Yayasan Intan Maharani, Drs Syahri MSi didampingi Wakil Ketua Drs M Suharni MA menjelaskan egiatan berlangsung di Sekretariat YIM, Jalan Mayor Salim Batubara Lorong Pendopo, yang dihadiri para ibu dari wilayah Sei Selincah. Pertemuan ini menjadi ruang dialog terbuka antara warga dan YIM mengenai berbagai persoalan kesehatan yang tengah berkembang di masyarakat. “Apresiasi atas antusiasme warga, YIM akan terus mendorong kolaborasi yang memungkinkan kelompok masyarakat rentan mendapatkan akses layanan yang layak, termasuk pengurusan administrasi penting seperti KIS, Dukcapil, hingga layanan sosial lainnya. Ini bukan hanya pertemuan, tetapi awal dari keberlanjutan. Kita ingin masyarakat, terutama para ibu, punya kapasitas dan pengakuan dalam memperjuangkan kesehatan keluarganya,” ungkap Syahri.

Pada pertemuan ini, para peserta mengungkapkan kekhawatiran meningkatnya kasus penyakit lingkungan serta perilaku berisiko yang memicu penyebaran HIV dan masalah sosial lainnya. Selain itu, persoalan penyalahgunaan narkoba dan kecanduan gawai pada anak-anak ikut menjadi sorotan serius. Semuanya terungkap pada pertemuan ini.

“Sejak 2023 hingga 2024, YIM telah menangani banyak kasus anak kecanduan narkoba dengan dukungan kepolisian, BNN, dan lembaga rehabilitasi. Bahkan, beberapa anak harus dirujuk ke RS Ernaldi Bahar karena mengalami gangguan psikis akibat penggunaan zat atau gadget berlebihan. Melalui pembentukan Kelompok Penggiat Kesehatan, YIM berharap para perempuan di Sei Selincah menjadi garda depan edukasi kesehatan, pemantauan kasus, hingga penghubung warga dengan layanan kesehatan dan sosial yang tersedia,” tambah Syahri.

Ditambahkan M Suharni, melalui pembentukan kelompok perempuan penggiat kesehatan di Sei Selincah, YIM berharap kolaborasi lintas warga, pemerintah, dan OMS dapat semakin kuat dalam mendorong kesehatan masyarakat dan pencegahan penyakit berbasis perilaku maupun lingkungan. (saf)





