Yayasan Xaverius Palembang Lakukan MOU dengan Teach Cast With Oxford
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Bertempat di Ruang Yuliana Gedung Yayasan Xaverius Centrum Studiorom Jalan Bangau No 60 Palembang pada, Senin (13/6/2022) melakukan kesepakatan perjanjian kerjasama ( MOU ) dengan Teach Cast With Oxford yang langsung dihadiri Mr Brian founder Teach Cast With Oxford. Sedangkan dari Yayasan Xaverius Palembang dihadiri oleh Rm Stefanus Supardi, S.Ag. M.Pd selaku Ketua Yayasan Xaverius Palembang. P Sumaji Sekretaris Yayasan, Rm Surawan PR dan segenap tenaga pendidik di Yayasan Xaverius palemang. Yayasan Xaverius Palembang merupakan sebuah Yayasan milik Keuskupan Agung Palembang yang menyelenggarakan pendidikan berupa sekolah formal bercirikan Katolik mulai dari jenjang TK hingga SMA/SMK dengan jumlah 61 sekolah di tiga provinsi di Sumatera, yaitu Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jambi dan Provinsi Bengkulu.
Romo Stefanus Supardi, S.Ag. M.Pd selaku Ketua Yayasan Xaverius dalam sambutan saat penandatangannya MoU dengan Teach Cast With Oxford menyampaikan jika kita saat ini hidup dalam dunia yang tanpa batas lagi, artinya bahwa batas-batas geografis itu hanya batas maya batas yang tidak nyata. Setiap orang dapat terhubung dengan siapa pun di belahan bumi mana pun, dalam kontek seperti ini membutuhkan beberapa hal untuk dapat mensupport atau mendukungnya selain media sosial yang sangat berkembang saat ini. Hal lain yang dibutuhkan supaya keterhubungan itu berdampak maka dilakukan melalui bahasa. “Kita tahu bahwa bahasa Inggris banyak digunakan di dunia saat ini, sehingga menjadi sangat fundamental dalam kontek perkembangan zaman guna memahami mengerti, dan dapat menggunakan bahasa yang banyak dikenal di dunia,” ungkap Supardi.
Dengan ada kesempatan peluang membangun kerjasama dengan Teach Cast With Oxford maka Yayasan Xaverius Palembang menyambut baik kerjasama ini sebagai peluang sebab lembaga pendidikan dengan harus menyiapkan generasi yang siap, hidup, bertempur dan yang perlu mengembangkan zaman ini dengan salah satunya penguasaan bahasa Inggris yang baik dan benar. “Harapan kita penggunaan bahasa Inggris ini bukan tujuan utama dan akhir melainkan Bahasa Indonesia dapat menjadi bahasa dunia melalui terlebih dahulu bahasa yang sudah dipakai banyak orang yaitu bahasa Inggris. Dari segi nasionalisme dan patriotisme maka perjuangan untuk Bahasa Indonesia bisa mendunia dengan cara memperkenalkan terlebih dahulu.
Mr Brian dalam sambutan mengatakan bahwa siswa-siswa Indonesia sangat memiliki potensi, sebagai contoh karyawan di kantor Teach Cact seorang Indonesia yang berasal dari NTT yang fasih berbahas Inggris, kini akhirnya menjadi komisaris di Indo Mobil Group. Tentu saja anak-anak di Palembang juga demikian, maka sekarang diperlukan untuk membuka kunci tumbuh dan berkembangnya bahasa Indonesia dengan membuka wawasan untuk bisa mendunia dengan memperlancar bahasa Inggris. “Guna memperlancar Bahasa inggris tersebut , nantinya Teach Cast With Oxford bekerjasama, berkolaborasi guru-gurunya dapat mengajar bahasa Inggris di sekolah Xaverius Palembang. (daris)









