HeadlineHukum&KriminalNasionalNUSANTARAPalembangPolda SumselSUMSEL

Waka Polda Sumsel Pimpin Pemusnahan BB Narkoba Hasil Ungkap Kasus 3 Bulan Terakhir

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Waka Polda Sumatera Selatan (Sumsel), Brigjen Pol Rudi Setiawan pimpin pemusnahan barang bukti narkoba hasil ungkap Direktorat Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sumsel kurun waktu 3 bulan dari Bulan Januari, Februari dan Maret 2022, Senin (21/3).

Barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 13.396,43 gram atau 13 Kg sabu. Dan 30.490 gram atau 30,5 kg ganja serta 1.753 butir pil extacy, dari 15 Laporan Polisi dengan 20 orang tersangka. “Pil extacy ada 1.753 butir, sabu sebanyak 13 Kg lebih dan ganja ada 30 Kg, ini semua adalah barang bukti yang diamankan dalam kurun waktu 3 bulan dari bulan Januari hingga Maret 2022, dari 15 Laporan Polisi dengan 20 tersangka.” ungkap Waka Polda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan.l didampingi Dirresnarkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Bambang. Kabid Propam diwakili Kasubbid Wabprof Akbp Rizvy. Dirtahti Polda Sumsel AKBP Imam Anshori. Kepala BNN Provinsi Sumsel, Kejati Sumsel dan Kuasa Hukum tersangka.

Dijelaskan Waka Polda Sumsel, jika pemusnahan barang bukti sudah sesuai Peraturan Perundang undangan yang sah, sekaligus menghindari terjadinya penyalagunaan narkoba dan atau hal hal yang tidak diinginkan. “Tentunya pemusnahan ini melalui mekanisme secara hukum acara, barang bukti yang dimusnahkan sudah ada penetapan,” jelasnya.

Sebelum dilakukan pemusnahan, untuk barang bukti narkoba jenis pil extacy, sabu dan ganja dilakukan pengujian terlebih dahulu dilakukan pengetesan untuk meyakini jika barang yang akan dimusnahkan ini mengandung zat berbahaya oleh tim Labfor Polda Sumsel.

Usai melalui tahap pengetesan, barulah barang bukti narkoba jenis sabu dan pil extacy dimusnahkan dengan cara diblender dan dicampur menggunakan diterjen, barulah di buang dalam saluran pembuangan.

Sementara narkoba jenis ganja, dimusnahkan diluar ruangan tepatnya di depan Gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel dengan cara dibakar.

Pemusnahan ini sebagai bentuk komitmen perang terhadap narkoba yang kini sudah merebak hingga ke pelosok pelosok kampung kampung, karena narkoba musuh nyata merusak generasi bangsa dan negara. “Penegak hukum tidak henti hentinya terus melakukan upaya penegakan hukum selain upaya pencegahan, upaya rehabilitasi dan upaya lainnya. Saya mengajak pada kesempatan ini teruskan kita perang terhadap narkoba tidak berhenti dan kita bisa melihat semangkin hari masih ada narkoba ini ada dilingkungan kita, makanya semangat harus dikobarkan terus,” serunya.

Dari banyaknya barang bukti yang dimusnahkan ini, negara berhasil menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba sebanyak 145.120 jiwa. (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *