HeadlineHukum&KriminalNasionalPalembangPolda SumselSUMSEL

Viral di Medsos Aksi “Palak” Sopir Truk, Tersangka Diamankan Tim Opsnal Jatanras Polda Sumsel

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA –  Sempat viral di media sosial, seorang laki- laki memalak seorang sopir truk, di kawasan Simpang Lampu Merah Macan Lindungan Kecamatan Ilir Barat (IB) 1 Palembang berhasil diamankan Tim Opsnal Unit 1 Jatanras Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, Kamis (7/12).

Pelaku diketahui bernama Tomi (39), warga datangan dan menetap di Macan Lindungan Kecamatan IB 1 Palembang hanya bisa pasrah saat Tim Unit 1 Jatanras, meringkus dirinya saat.melakukan aksi pemalakan kepada sopir truk yang lain.

Pelaku Tomi diamankan di Unit 1 Jatanras bersama uang hasil pemalakan, untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam. Setelah video aksinya viral dan informasi warga masyarakat. “Yang kami amankan itu pelaku pemerasan pungli di seputaran Macan Lindungan ada informasi dari bantuan polisi, kami langsung ke TKP, kasusnya sempat viral dan aksinya sudah meresahkan warga masyarakat, karena meminta uang kepada sopir truk,” ungkap Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Agus Prihadinika, SH, SIK, melalui Kompol Willy Oscar, Kanit 1 Jatanras Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, Jumat (8/12).

Untuk proses hukum, dikatakan Kompol Willy, pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait kasus yang menjerat pelaku Tomi tersebut. “Kami masih melakukan pendalaman apakah ada laporan- laporan lain terkait kasus yang dilakukan pelaku ini,” ujarnya.

Dari pengakuan pelaku Tomi, dirinya melakukan aksi pemalakan kepada setiap sopir truk yang melintas di Jalan Macan Lindungan, setiap hari pelaku berhasil meraup keuntungan dari aksinya memalak sopir truk mencapai lima puluh ribu per hari yang habus hanya untuk makan sehari-hari.

Aksi pemalakan yang dilakukan pelaku, sebelumnya sempat membawa dirinya berurusan dengan pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Ilir Barat (IB) 1 Palembang, lantaran tidak ada pekerjaan, pelaku mengulangi perbuatannya melakukan aksi pemalakan sopir truk. “Aku jero nian, kepada sopir truk yang aku palaki aku minta maaf, aku makai sejak 2 tahun, kadang dapat 40 hingga 50, duetnya untuk makan, aku pernah ditangkap sebelumnya di IB 1 kasus yang sama,” ujar bujang pengangguran ini. (Ly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *