Tak ada rotan akarpun jadi Mungkin itulah kalimat yang pas

Tak ada rotan akarpun jadi. Mungkin itulah kalimat yang pas untuk menggambarkan dengan apa yang dilakukan Sertu Rusgiyanto dan sejumlah personel Satgas TNI lainya yang tengah bekerja di lokasi TMMD Reguler ke-111 Kodim 1501/Ternate dengan sasaran Desa Jatiwarno, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Suatu saat mereka harus dihadapkan pada pekerjaan mengaduk adonan semen untuk membangun jalan setapak dengan cara manual. Yakni mengandalkan cangkul yang tentu mengandalkan kekuatan otot tangan.

“Dalam bekerja, kami tidak hanya mengandalkan alat berat saja, namun alat-alat konvensional seperti cangkul dan sekop pun kami gunakan. Konsekuensinya andalan utama butuh otot tangan yang kuat,” papar Sertu Rusgiyanto.

Sertu Peltu La Ujuni menjelaskan alat-alat konvensional tetap diperlukan di pelaksanaan TMMD Jatiwarno. Mulai dari sekop, cangkul ataupun cetok. Semua itu akan terus dibutuhkan untuk melengkapi alat aduk adonan.

“Saya yakin dengan semangat gotong royong antara TNI dan warga saat bekerja di lokasi TMMD. Dengan terus gotong royong itu maka jembatan yang menghubungkan antara Dusun Trugo dengan Dusun Sonosari akan segera selesai dibangun dan dapat segera dipergunakan,” pungkas Sertu Rusgiyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *