HeadlinePalembangPendidikanSUMSEL

SMP Kusuma Bangsa Palembang Tegaskan Pendidikan sebagai Fondasi Kesetaraan Gender

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – SMP Kusuma Bangsa Palembang memperingati Hari Kartini tahun ini dengan pesan kuat mengenai pentingnya kesetaraan akses pendidikan. Bertempat di auditorium sekolah, Jln. H. Abdul Rozak, 8 Ilir, peringatan ini dijadikan momentum untuk merefleksikan kembali perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam mendobrak hambatan intelektual bagi perempuan.

Kepala SMP Kusuma Bangsa Palembang, Theresia Ispujiati, dalam sambutannya pendidikannya menyatakan bahwa esensi dari semangat Kartini bukan sekadar mengenakan busana daerah, melainkan merayakan hak setiap individu untuk mendapatkan ilmu pengetahuan tanpa batasan gender.
“Peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremonial tahunan. Ini adalah pengingat bahwa akses pendidikan harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh seluruh pelajar. Kartini mengajarkan kita bahwa pendidikan adalah kunci utama meraih masa depan, baik bagi perempuan maupun laki-laki. Di sekolah ini, kami memastikan setiap siswa memiliki peluang yang sama untuk memimpin dan berprestasi,” ujar Ispujiati dalam sambutannya, Selasa (21/4/2026).

Nilai kesetaraan tersebut diimplementasikan melalui berbagai kompetisi yang menonjolkan kecerdasan dan keberanian berpendapat, seperti Fashin Show busana Kartini, Lomba Orasi Kartini dan pementasan Puisi Kartini serta Drama Pendek Kartini. Melalui lomba orasi, para siswi didorong untuk menyuarakan pemikiran kritis mereka mengenai peran perempuan di masa depan, sementara drama pendek menggambarkan betapa gigihnya perjuangan masa lalu demi mendapatkan hak duduk di bangku sekolah.
Ispujiati juga menekankan bahwa tantangan generasi muda saat ini adalah menjaga keberlangsungan semangat tersebut. “Hari Kartini harus menjadi momentum bagi para pelajar untuk lebih menghargai kesempatan menuntut ilmu. Tidak boleh ada lagi anggapan bahwa pendidikan tinggi hanya milik kelompok tertentu. Kesetaraan dimulai dari ruang kelas,” tegasnya.
Acara yang berlangsung meriah ini diikuti oleh seluruh guru, siswa dan staff yayasan dengan penuh antusias. Selain kompetisi pemikiran, acara juga dimeriahkan dengan lomba busana dan pembacaan puisi sebagai bentuk apresiasi terhadap literasi dan budaya bangsa.
Melalui kegiatan ini, SMP Kusuma Bangsa berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang inklusif, di mana setiap siswa dan siswi memiliki semangat pantang menyerah untuk meraih cita-cita demi kemajuan bangsa.(daris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *