HeadlineHukum&KriminalPalembangSUMSEL

Residivis Kambuhan Diamankan Polsek Sako

PALEMBANG. MEDIASRIWIJAYA – M Randi (26) warga Jalan Sematang Borang Perum Sangkuriang Kelurahan Sako Palembang, diamankan Tim Opsnal Polsek Sako. Pemuda yang hanya tamatan Sekolah Dasar ini merupakan tersangka pencurian sepeda motor dan handpone, saat tengah COD dengan pembeli yang tak lain adalah korban dan petugas kepolisian pada Sabtu (13/11) lalu.
Tersangka M Randi, nekat membawa kabur sepeda motor korban Dede (21) merk Yamaha Vega dengan Nopol BG 6618 RH dan sebuah hendpone merk Vivo Y19, saat itu tersangka yang hendak pulang ke rumah melintas di depan rumah korban di Jalan Siaran Lorong Kavling, melihat pintu trali tertutup grendel sedangkan pintu terbuka, ditambah lagi motor yang tengah terpakir dalam rumah dengan kondisi kunci di kontak motor.
‘Awalnya tidak ada niat, aku mau pulang, lihat pintu trali tertutup grendel, sedangkan pintunya terbuka. Lalu aku berusaha buka pintu dan terbuka, langsung masuk ambil motor di situ ada kuncinya waktu mengeluarkan motor aku masuk lagi ambil HP yang lagi di cas, sudah itu aku kabur” aku tersangka Randi dihadapan penyidik. Selasa (16/11).
Dikatakan tersangka Randy, jika dirinya ditangkap saat hendak menjual barang curian di media sosial jual beli online, “ditangkap saat mau COD jual motor dan HP,” katranya.
Selanjutnya tersangka bersama barang bukti, handpone dan motor korban di gelandang di Mapolsek Sako Palembang, untuk di proses lebih lanjut.
Kapolsek Sako Palembang, AKP Evial Kalza didampingi Kanit Reskrim membenarkan jika dari hasil penyelidikkan dan pengembangan yang dilakukan jajarannya berhasil meringkus pelaku pencurian dengan pemberatan di rumahnya.
“Benar ini tersangka 363, dimana tersangka Randy melihat rumah korban terbuka sedikit, awalnya tersangka ini tidak ada niat, karena ada kesempatan jadi masuk kedalam rumah, lalu mengasak barang barang berharga didalam rumah itu,” terangnya.
Dijelaskan Kapolsek Sako Palembang, jika awalnya korban datang ke Polsek Sako prihal pencurian yang terjadi dirumahnya.. mengingat dilokasi TKP tidak ada petunjuk petugas pun melakukan sebuaha trik dengan mencari barang bukti di penjualan secara onl line.
“Karena tidak ada petunjuk, korban kita suruh cari di on line tempat jual barang barang tersebut, nasibnya bagus ketemu kendaraan dan HP itu di jual secara on line, korban pesan pembayaran secara COD, mereka janjian untuk transaksi pembayaran, pembelinya ini korban sendiri, baru korban menghubungi kita barulah tim kita bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap tersangka,” terang AKP Evial.

Dari catatan pihak kepolisian tersangka ini merupakan residivis dan sudah pernah di tahan di Polsek Sako setidaknya sudah tiga kali. Atas perbuatanya tersangka di jerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman tindak pidana penjara paling lama 7 tahun. (Ly)

admin

Slotmm adalah situs betting online dengan game pgsoft no 1 di indonesia, deposit pulsa tanpa potongan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *