HeadlineNasionalNUSANTARAPalembangPolda SumselSUMSEL

Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Musi 2023

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol A Rachmad memastikan keamanan dan keyamanan serta keselamatan para pemudik, selama pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2023 di Wilayah Sumsel. Hal ini sebelumnya Polda Sumsel, TNI dan Stakeholder terkait mengelar Rapat Koordinasi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2023, dalam rangka memberikan pelayanan, keamanan dan keamanan khusus di Jalan Raya pada perayaan Idul Fitri 1444 H di tahun 2023, bertempat di lantai 7 Polda Sumsel, Selasa (11/4).

“Kita sudah melaksanakan Rakor Lintas Sektoral, dalam rangka persiapan pengamanan hari libur Idul Fitri 1444 H Tahun 2023, dari berbagai masalah terkait kenyamanan masyarakat di jalan raya. Jadi kita fokus di jalan raya,” ungkap Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo.

Di mana Polda Sumsel bersama TNI dan Stekholder terkait, untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pemudik atau penguna jalan, telah menyiapkan 87 Pos baik Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu. Dengan menerjunkan personel gabungan sebanyak 5.845 orang, sementara dari Polri jajaran Polda Sumsel sebanyak 1.825 orang”Kita sudah menyiapkan 87 buah Pos Pengamanan, Pelayanan, dan Terpadu. Dimana nantinya Pos Terpadu akan berada di tempat- tempat seperti bandara, stasiun kereta, dan terminal bus. Pos Pengamanan akan berada di tempat titik kumpul masyarakat dan Pos Pelayanan berada di sepanjang jalur,” jelasnya.

Masih dikatakan Kapolda Sumsel.”Personel yang kita libatkan sebanyak 5.845 orang, dari Polri sendiri (Polda Sumsel-red) sebanyak 1.825 orang, untuk instansi terkait semuanya ada ,” jelasnya.

Disinggung soal pengamanan Jalur Lintas Timur dan Jalur Lintas Tengah, antisipasi terjadinya kemacetan. Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo, mengatakan telah menyampaikan kepada 3 Kapolres Banyuasin, Musi Banyuasin dan Ogan Ilir, untuk melakukan rekayasa lalu lintas mengingat sering terjadi kemacetan karena beberapa faktor.”Dalam rapat itu sudah kita bahas, sudah saya sampaikan kepada Kapolres Banyuasin, Kapolres Musi Banyuasin dan Ogan Ilir, untuk melakukan rekayasa lalu lintas, penyebab kemacetan lalu lintas di sana itu karena kondisi jalan yang tidak memadai untuk menampung kendaraan yang besar dan adanya pasar tumpah,” serta jalan yang berlubang jika ada truk yang lebih muatan risiko mudah terguling menyebabkan kemacetan, untuk Dishub akan menyediakan truk atau catrol deres jika terjadi kecelakaan,” ujarnya.

Rakor ini, selain dihadiri Kapolda Sumsel, juga hadirĀ  Gubernur Sumsel diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, Edwar Candra. Pangdam II Sriwijaya, diwakilkan Asops Kolonel Inf Mochamad Mahbub Junaedi dan Ketua DPRD Sumsel, RA Anita Noeringhati. Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol M Pratama. PJU Polda Sumsel dan seluruh stakeholder Sumsel. (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *