Puteri Cilik Indonesia Ikuti Ajang Pageant Untuk Anak-Anak Indonesia dan Beberapa Finalis Puteri Remaja Sumsel Ikut Ajang Puteri Remaja Indonesia
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Sebanyak 6 finalis Puteri Remaja Sumsel dan Puteri Cilik dan Remaja Sumsel bersiap mengikuti Ajang Puteri Remaja Indonesia tahun 2021. Adapun 6 finalis yang mewakili Sumsel yakni Shakila Carissa Chandra dari Universitas Indonesia, Rizka Ananda Phutri, siswi Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMA IT) Izzuddin, Sabrina siswi SMAIT AL Furqon, Nabila siswi MTS Al Adli Palembang, Revi Fitriani siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 3 Palembang, dan Aulia Putri Cahaya dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kusuma Bangsa (Kumbang).
Dikatakan Shakila Carissa Chandra yang duduk di kelas XII SMA yang miliki segudang prestasi, dimana lolos di ajang Puteri Remaja Sumsel akhirnya bisa masuk kompetisi Finalis ke tingkat nasional di ajang Puteri Remaja Indonesia tahun 2021. Untuk menuju ke Jakarta, pastinya sudah ada persiapan. Semua akan ditampilkan di sana, seperti bakat, speach, dan debat. Karena di sana akan bersaing dengan seluruh Indonesia. “Banyak hal yang harus disiapkan seperti pengetahuan mengenai pariwisata, dan budaya,” ujarnya.
Kemudian, dia mengaku ada kelebihan dan kekurangan dari semua peserta. Namun hal yang harus diperhatikan ialah harus tampil percaya diri. Pastinya kita harus smart, be happier, dan brandbeauty, itu yang buat kita percaya diri. Persiapan sudah dilakukan sejak Mei 2021. Untuk menutupi kekurangan itu, dirinya mengaku akan terus belajar dan membekali diri dengan pengetahuan.“Saya mohon doanya agar pada saatnya nanti bisa mengharumkan nama Sumsel. Sabrina dari siswi SMAIT Al Furqon, dimana kita melakukan persiapan untuk berangkat ke Jakarta mewakili Sumsel pada tanggal 2 nanti. Dalam rangka itu kita melakukan foto shoot. Itu sendiri berkompetisi Puteri Remaja Indonesia. Yang utama dinilai adalah publik speaking, beauty, smart, kita bisa menginspirasi, dan sebagainya. Kita juga melakukan pelatihan setiap hari seperti catwalk, public speaking, dan interview. Kami beberapa waktu lalu, pertama itu ada tes dahulu untuk masuk menjadi peserta, setelah itu menjadi finalis, habis itu menjadi finalis, setelah jadi finalis baru berkompetisi se- Sumsel, setelah itu bagi yang masuk mengalahkan yang lain, maka kita bisa ikut berangkat dan ikut ke tingkat nasional. Dan ini kita daftar sendiri bukan dari sekolah, yakni personality. Alasan saya ikut ini memang ingin belajar menjadi model, mengembangkan diri saya untul lebih berani lagi show buat tampil di depan umum,” tambahnya.
Sementara itu, Revi Fitriani, siswi SMAN 3 Palembang mengatakan sebagai Puteri Remaja Sumsel, dirinya ingin memberikan contoh yang lebih baik kepada remaja-remaja lainnya. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), saya intens mengikuti ajang perlombaan olahraga Olympiade dan alhamdulillah sering dapat juara. “Ya, support orang tua dan selalu berdoa serta ibadah kepada Allah SWT,” imbuhnya.
Di tempat terpisah Aurel sebagai perwakilan Sumsel 2 Puteri Cilik Indonesia berpendapat bahwa kegiatan ini merupakan wadah untuk mewujudkan rasa cinta tanah air dengan melestarikan budaya daerah dan budaya indonesia. Aurel juga ingin mengajak para kaum milenial khususnya, agar juga ikut melirik dan mengetahui kebudayaan daerah. “Di bawah bimbingan ibu Lusiana, Aurel yang merupakan anak umur 12 tahun, asal daerah kabupaten Muara enim Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Muara Enim,” jelasnya.Ditambahkannya, selain belajar di sekolah saya juga disibukan dengan kegiatan seni seperti latihan menari di sanggar dan latihan musik. Saya juga mengajak anak-anak seusianya untuk berprestasi di semua bidang, selain mempunyai keinginan untuk melestarikan budaya daerah kita juga harus lebih mengutamakan pendidikan dan unggul juga di bidang akademik. “Saya berharap dengan kegiatan ini bisa memotivasi anak-anak Indonesia agar menjadi anak-anak yang cinta budaya dan memiliki semangat yang tinggi untuk membanggakan tanah air Indonesia,” tandasnya. (Yanti)






