HeadlineNasionalPalembangSUMSEL

Posko Mudik Lebaran Bandara SMB II Palembang Resmi Ditutup

Ket foto:  Posko Mudik Lebaran 1446H.

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Posko Mudik Lebaran Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II resmi ditutup, yang ditandai dengan upacara penutupan Posko Mudik Lebaran Bandara SMI II Palembang, Jumat (11/4).

Executive General Manager Bandara SMB II Palembang R Iwan Winaya, saat penutupan Posko Mudik di Bandara SMB II Palembang mengakui bahwa Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2025, tercatat sebanyak 208.070 penumpang melalui SMB II Palembang.   Angka itu tercatat dari 21 Maret 2025 sampai 11 April 2025. “Angka penumpang ini naik 2,3 persen dari tahun sebelumnya. Tetapi dibandingkan dengan di 2019 kita SMB II hanya di 79,3 persen,” katanya usai menjadi pemimpin upacara.

 

Teks foto: Executive General Manager Bandara SMB II Palembang R Iwan Winaya

Disebutkan Iwan, selama periode mudik Lebaran 2025 ini, top destinasi ada 3 bandara, yaitu Soekarno-Hatta, Batam, dan Halim Perdanakusuma. Menurutnya, Medan, Surabaya, dan lain-lain, juga  berjalan meningkat. Tetapi tidak sebanyak 3 destinasi itu.  Secara persentase, Bandara Soekarno-Hatta 60 persen, Halim Perdanakusuma 20 persen, dan Hang Nadim Batam 15 persen, sisanya yang lain. Dari sisi movement, terdata 1.325.  “Kami mencatat arus mudik tertinggi pada 28 Maret, ada sekitar 12.374 penumpang, arus balik tertinggi di 7 April, 12.636 penumpang. Untuk memenuhi kebutuhan penerbangan pada arus mudik dan balik, sebenarnya maskapai mengajukan extra flight 112, namun hanya terealisasi 79 persen. “Sudah cukup baik, karena maskapai juga melihat demand yang ada.  Dari hitungannya, penerbangan pada arus mudik 52 persen terbang ke Bandara SMB II dan 48 persen keluar dari Bandara SMB II Palembang. Sedangkan untuk arus balik dibalik, yang keluar 52 persen dan yang masuk ada 48 persen. Sementara sisi keamanan, keselamatan, kesehatan dan lain, juga berjalan dengan baik dan nyaman melalui sinergi semua instansi yang ada di bandara. Mudah-mudahan aman semua sampai penerbangan hari ini. Karena bertepatan dengan arus mudik dan balik kita masih melayani penerbangan umrah,” ujarnya.

Tek foto: : Executive General Manager Bandara SMB II Palembang R Iwan Winaya, bersama tim terpadu saat upacara penutupan.

Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Palembang, Emmilya Rosa, SKM, MKM mengatakan hasil selama posko kesehatan dibuka rata-rata ada keluhan dicatat dari beberapa penunjang penyakit diabetes (gula darah, tensi dan  dan penyakit ringan lainnya.

“Pantauan selama kegiatan Posko Mudik Lebaran, cek kesehatan gratis alhamdulilah banyak penumpang yang ingin terbang secara sehat, nyaman dan rata-rata 20 penumpang yang melakukan pemeriksaan cek gratis. Kita berharap tidak hanya musim Lebaran tapi setiap saat,” ujarnya.

General Manager (GM) Perum LPPNI Palembang Shellya Yunita, menyampaikan trafik pesawat dari 21 Maret – 10 April 2025 sebanyak 1.365. Dibandingkan dengan tahun 2024 sebelumnya menurun sekitar 3 persen, walaupun dari sisi penumpang pesawat meningkat.

“Ini kemungkinan maskapai memaksimalkan seat load factor dari masing-masing pesawat. Puncak trafik mencapai 92-92 pada H-5 dan H+5 traffic per hari di Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Secara teknis tidak ada kendala,” katanya seraya menambahkan untuk pesawat divert ke Bandara SMB II Palembang SMB II juga menampung karena perubahaan cuaca yang secara signifikan di beberapa bandara di Indonesia.

Ket foto: Suasana di Bandara SMB II saat menjelang Idul Fitri 1446 H beberapa waktu lalu.

Komandan Satuan Polisi Militer yang diwakili Sigit pada kesempatan ini juga menjelaskan untuk keamanan tol gate juga diakui tidak ada kendala. Kegiatan mencegah dengan siaganya aparat lengkap bersenjata supaya tidak ada niat masyarakat untuk melakukan kejahatan.

“25 personil tiap hari disiagakan mulai dari Gapura sampai dalam Bandara kita pengamanan lengkap bersenjata. Kita mencegah orang yang baru berniat jahat sudah tidak ada karena melihat kesigapan kita lengkap bersenjata niat mereka diurungkan. Berkolaboasi dengan Polsek Sukarami dan Apsek Bandara SMB II sehingga kita bisa antisipasi keamanan dan kondisi kondusif selama kegiatan Posko Mudik Lebaran 1446 Hijriah ini,” ujar Sigit.

Tim Posko Terpadu Basarnas menyebutkan alhamdulilah sampai dengan ditutupnya Posko Mudik Lebaran Bandara SMB II Palembang tidak ditemukan kejadian yang signifikan. “Alhamdulilah kita tidak temukan kejadian. Kita satu tim bergabung dengan stakeholdes dalam kegiatan Posko Mudik Lebaran ini,” ujar M Paris ZM yang mewakili dari Tim Basarnas Sumsel. (saf/diah)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *