Peringati Hari Orang Muda Sedunia ke- 37 Dengan Lounching Logo dan Theme Song IYD 2023
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Dalam rangka memperingati hari orang muda se-dunia tahun 2022, Orang Muda Katolik Dekanat I Keuskupan Agung Palembang bertempat di Gereja Santo Yoseph Palembang merayakan ekaristi yang dipimpin oleh Mgr Yohanes Harun Yuwono Uskup Keuskupan Agung Palembang dan Mgr Pius Riana Prapdi ketua komisi kepemudaan KWI serta beberapa pastur di Dekanat I, bersamaan itu dengan lounching Logo dan Theme Song IYD 2023 di mana Palembang direncanakan pada 26-30 Juni 2023 akan menjadi tuan rumah pesta Akbar Indonesia Youth Day yang akan di pusatkan di Jaka Baring Palembang Sumatera Selatan.
Menyonsong perhelatan IYD yang akan dihadiri lebih 2000 orang muda yang berasal dari seluruh Indonesia, Orang Muda Katolik diajak melalui tema Bangkit dan Bersaksilah ! terinspirasi dari Tema Hari Orang Muda Sedunia 2022: “Mary arose and went with haste.” (Luk 1:39).
Panitia IYD menyampaikan pengumuman hasil lomba logo IYD 2023 Juara 1 dimenangkan oleh Josephine Gwyneth Tjiptawijaya dari Keuskupan Bandung, Juara 2 Yoseph Mario Nggoro dari Keuskupan Surabaya dan Juara 3 Benedictus Yudi WS dari Keuskupan Surabaya. Sedangkan pemenang lomba theme song IYD 2023 juara 1 Joshua Eka Pramudya dari Keuskupan Agug Jakarta, Juar 2 Yuvenius Afdison, Paulina Dian Rahayu dari Keukupan Agung Pontianak juara 3 Maria Lundy Bershtien H, Victor Bwariat, Fabrian Florentinus Josep dari Keuskupan Agung Merauke. Logo dan Theme Song akan digunakan pada Indonesian Youth Day Palembang 2023 yang merupakan pertemuan akbar Orang Muda Katolik (OMK) se-Indonesia dengan arah pertemuan yaitu katekese yang kreatif, ibadah yang penuh ilham, serta kegiatan yang memberi pencerahan bagi OMK Indonesia. “Melalui IYD Palembang tahun 2023 ini, Gereja Katolik Indonesia berkeinginan untuk menyadari pentingnya berjalan bersama orang muda dan bagi orang muda. IYD juga diharapkan menjadi sarana formasi iman dan keterlibatan sebagai pemeran utama dalam menjawab berbagai tantangan zaman,” ungkap Mgr Pius Riana Prapdi ketua komisi kepemudaan KWI dalam lounching IYD di Gereja Santo Yoseph Palembang.
Mgr Yohanes Harun Yuwono menyampaikan penjelasannya bahwa momentum pelaksanaan IYD Palembang ini juga sekaligus menjadi kesempatan untuk berbagi dalam keberagaman dan kesempatan bersukacita dalam iman serta perjumpaan sebagai saudara seiman dan sebangsa. Melalui rangkaian kegiatan IYD, kapasitas dasar OMK yang semakin solid dan solider (mendalam cintanya pada Tuhan, meluas cintanya pada sesama ciptaan), tanggap, tangguh, tak gagap untuk terlibat sebagai pemeran utama dalam kehidupan diharapkan dapat tercapai. : IYD menjadi saat di mana OMK mengalami persekutuan sebagai Gereja. OMK menyadari bahwa dirinya adalah bagian utuh dari Gereja sehingga makin mencintainya. IYD juga menjadi kesempatan Gereja mendengarkan orang muda juga membangun gaya pastoral yang hangat dan dialog penuh kasih. IYD tidak boleh melupakan ciri pelayanan orang muda yang harus bersifat misioner karena orang muda harus menjadi pernyataan yang hidup dari Kabar Gembira itu sendiri. Gerak misioner ini bisa terkait dengan sosial kemanusiaan, lingkungan hidup, dll.
Dalam IYD Palembang 2023 panitia juga berharap adanya kegiatan perjumpaan lintas agama agar orang muda Katolik mengembangkan kemampuan dasar dan dapat semakin solider, meluas cintanya pada sesama melalui perjumpaan lintas agama, bakti sosial dan pelayanan, juga para peserta IYD diharapkan mampu kreatif dan proaktif dalam memecahkan permasalahan pribadi, Gereja dan masyarakat dengan terang Injil dan teladan hidup Yesus Kristus. Mereka diharapkan menjadi agen-agen transformasi yang menginspirasi lingkungan dan komunitasnya dalam kehidupan keluarga, Gereja, bangsa dan negaranya sesuai dengan nilai-nilai Injil dalam kemajemukan bangsa Indonesia. Kejarlah kesalehan orang muda, sehingga masa depanmu akan baik. Tuhan sangat mencintai orang muda.
( darisawalistyo )





