HeadlineNasionalNUSANTARAPalembangSUMSEL

Peluang Usaha melalui pemanfaatan Pelepah Pisang menjadi Produk Bernilai Tambah

PALEMBANG,MEDIASRIWIJAYA – Sebagai salah satu bentuk Tridarma Perguruan tinggi yaitu Pengabdian Masyarakat, maka  Dosen bersama mahasiswa Universitas Tridinanti  Palembang  mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat sekaligus melatih ibu-ibu rumah tangga di Kampung literasi RT 12 Mata Merah, Kelurahan Karyamulya  Kecamatan Sematang Borang pada hari Sabtu, 19 November 2022.  Mahasiswa yang sebagian besar mengambil  mata kuliah Kewirausahaan yaitu Arief Pratama, M.Rezky Munandar  Krisno Marbun dan Sendy Fejrianto serta Aidil Ashari, Melati Diana Sari  berinovasi untuk menciptakan produk dari pelepah pisang menjadi produk keripik.   Menurut dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan  Muhni Pamuji, S.T ,M.M   outcome dari pembelajaran kewirausahan mahasiswa  harus menciptakan ide yang kreatif dan inovatif dari peluang di lingkungan sekitarnya.  Maka salah satu kelompok mahasiswa kelas kewirausahaan memiliki  sebuah ide menciptakan produk bernilai dari pelepah pisang.

Bahan baku utama adalah pelepah pisang yang berlimpah dan seringkali tidak  dimanfaatkan.  Sehingga tujuannya menciptakan produk bernilai tambah dari bahan yang tidak digunakan.   Proses pembuatan keripik adalah pertama-tama pelepah pisang dipotong, sesuai dengan ukuran yang diinginkan.  Pelepah pisang yang baik dipilih adalah dari pohon pisang kepok.  Berikutnya disiapkan tepung terigu dan tepung tapioka, lalu pelepah yang diiris tadi dibalurkan ketepung tadi.  Sebelumnya tepung tersebut sudah diberi bumbu, kemudian digoreng dengan api kecil supaya tidak gosong.  Setelah kering  ditiriskan dulu dari minyak goreng baru kemudian dikemas. Keprik pelepah pisan tersedia dalan varian rasa dengan bubuk perasa balado, rasa pizza ,selain tersedi juga rasa original.

Kegiatan kali ini diikuti oleh dosen fakultas ekonomi, fakultas teknik dan fakultas pertanian Universitas Tridinanti Palembang bersama mahasiswa dengan mengikutsertakan ibu-ibu di lingkungan RT 12 Menurut dosen Fakultas Ekonomi Ibu Liliana Tabrani , SE, M.Si, dan Aida Rakhmawati,S.S.T.,M.A. Yunidar Erlina,S.E.,M.Si dan Hj.Noviarni,S.E.,M.Si., Sahilla,S.E.,M.M, produk ini harus memiliki merek yang mudah diingat dan diperlukan promosi.  Untuk saat ini produk inovatif diberi merek “Kripang” singkatan keripik Pelepah Pisang dan dipromosikan melalui  media social seperti instagram dan Facebook.

Lurah Karyamulya Bapak Fitriansyah, ST, M.Si berharap  untuk  kedepannya produk Kripang dapat diproduksi dalam skala besar dengan memberdayakan Ibu-Ibu RT 12 Kampung Literasi dan bersinergi dengan akademisi khususnya Universitas Tridinanti, sehingga dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga dan perekonomian masyarakat karyamulya.   Dalam hal Pemasaran “Kripang“ dapat dipasarkan secara luas nantinya melalui pemasaran online, dan dengan membuka toko makanan /oleh-oleh di kampung literasi.

Sekretaris Lurah ibu Suryati juga menambahkan dengan kegiatan ini dapat memberdayakan Ibu Ibu PKK di Kelurahan Karya Mulya dan Kecamatan Sematang Borang. Ketua Kampung Literasi  Ibu Yuliharsia mengatakan dengan adanya kegiatan ini sangat senang dan dapat menambah ilmu pengetahuan dan lebih semangat untuk berkarya. Dina Fitria,S.T.,M.T. dan Moh. Wahyu Aminullah,S.T.,M.T. berpendapat bahwa dengan pengabdian ini merupakan kewajiban bagi dosen Prodi Elektro sebagai kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi dan dari hasil pengabdian ini dapat dihasilkan publikasi ilmiah pengabdian masyarakat.

Sebagai kata penutup dari Lurah Karyamulya, kegiatan semacam ini dapat lebih sering diadakan dengan bersinergi dengan akademisi, masyarakat dan kedepan nanti dapat melibatkan lembaga perbankan sebagai bentuk kemitraan untuk membantu permodalan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *