Pelaku Jambret Tak Berkutik Saat di Ringkus Tim Opsnal Polsek Kemuning

PALEMBANG,MEDIASRIWIJAYA – Sempat masuk dalam Target Oprasi (TO) Oprasi Sikat Musi, Gali Dwi Misbahchuda (30) pelaku jambret, tak berkutik saat di ringkus tim Opsnal Polsek Kemuning. Saat tengah nongkrong di pinggir Jalan H M Dansik dekat Aspol Madang. Minggu (12/9) sekitar pukul 01.00 Wib.

Pelaku Gali Dwi, warga Jalan Sekip Tengah Rt 08 Rw 03 Kelurahan Sekip Jaya Kecamatan kemuning Palembang ini, ditangkap jajaran Polsek Kemuning setelah adanya laporan korban jambret Santi.

Dimana korban Santi saat itu mengendarai sepeda motor di TKP Jalan May Salim Batubara dekat Hotel Relasu Kelurahan 20 Ilir DII Kecamatan Kemuning. Rabu (19/05) pukul 22.30 wib lalu, menjadi korban jambret.

Pelaku berhasil merampas tas korban berisi uang tunai Rp 1.700.000 dan handphone vivo Y50. Sementara korban yang sempat mengejar pelaku hilang keseimbangan menyebabkan korban menabrak warung pecel lele. “Benar, dalam oprasi sikat musi, kami telah mengamankan satu pelaku curas 365, dimana korbannya seorang perempuan yang mengendarai motor membawa tas, ditarik langsung oleh pelaku, saat korban mengejar korban menabrak salah satu warung pecel lele, dan pelaku berhasil kabur,” ungkap Kapolsek Kemuning AKP Heri SH didampingi Kanit Reskrim Iptu Heriyanto. Senin (13/9).

Atas kejadian tersebut, pelaku Gali masuk dalam TO pada Oprasi Sikat Musi Polsek Kemuning, proses penangkapan pelaku langsung di pimpin Kapolsek Kemuning AKP Heri SH didampingi Kanit Reskrim Iptu Heriyanto. Selanjutnya tersangka bersama barang bukti sepeda motor Honda Bead warna biru putih tanpa nopol milik pelaku turut di gelandang ke Mapolsek Kemuning untuk diproses lebih lanjut. “Barang bukti yang kami amankan, satu unit kendaraan bermotor milik pelaku, tali tas korban dan kotak Hanpone milik korban, ini pelaku tunggal,” jelasnya.

Masih dikatakan Kapolsek Kemuning, dari catatan pihak kepolisian jika pelaku tersebut merupakan residivid. “Pelaku ini residivis perkara 363 dan juga residivis atas perkara narkotika,” ujarnya.

Sementara itu. Pelaku Gali Dwi, mengakui jika dirinya melakukan aksi jambret seorang diri, bahkan dalam aksinya pelaku sempat dikejar oleh korbannya. Ironis hasil jambret selain untuk maka juga untuk judi dan beli narkoba. “Aku jambret baru sekali ini lah, korbannya cewek, hp nya saya jual seharga 1 juta, uangnya untuk sehari hari, sisanya untuk game on line judi sloot biasa habis 500 ribu dan beli narkoba sabu paket 200 an,” akunya. (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *