HeadlineNasionalPalembangSUMSEL

Pegawai Diskominfo Palembang Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Puluhan pegawai Non Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palembang, menerima kartu pelindungan kerja.

Kartu BPJS Ketenagakerjaann ini diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Palembang H.Edison, Senin (25/7/2022) di halaman dinas setempat usai apel pagi, kepada enam perwakilan Non ASN Diskominfo Palembang.

Kepala Diskominfo Kota Palembang H.Edison mengatakan, Pemkot Palembang menjamin seluruh pegawainya selama menjalankan tugas sebagai abdi negara. “Pemkot Palembang telah melindungi seluruh pegawai Non ASN,” kata Edison. Pegawai Non ASN yang telah terdaftar ini, akan ditanggung sepenuhnya, jika terjadi hal yang tidak diinginkan dalam menjalani pekerjaan. “Dengan terdaftar sebagai peserta, BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung hingga sembuh untuk pengobatan akibat kecelakaan kerja, tidak ada batas biaya lagi, hanya berdasarkan resume medis,” jelasnya.

Meski ada jaminan  pegawai ini, Edison tidak menginginkan hal hal yang tidak diinginkan terjadi. “Nauzubiahminzalik, semoga kita terlindung dari segala bahaya,” ungkapnya. “Semoga apa yang dilakukan dapat bermanfaat bagi kemaslahatan, ini merupakan suatu jaminan atau perlindungan kita dalam bekerja,” ungkapnya lagi.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, Perlindungan BPJS Ketenagakarjaan ini, berlaku untuk semua Non ASN yang telah dimasukan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Ada 5.200 Non ASN dari 50 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemkot Palembang,” tegasnya.

Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah Sumbagsel, Eko Purnomo mengapresiasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palembang yang telah mendaftarkan pegawai Non ASN nya ke dalam BPJAMSOSTEK, menurutnya hal tersebut merupakan bentuk pelaksanaan mandat dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Perlindungan Jamsostek. “Dengan terdaftar sebagai peserta, BPJS Ketenagakerjaan segala bentuk resiko kaitannya dalam hubungan kerja akan menjadi tanggung jawab BPJAMSOSTEK.” “Jika terjadi resiko kecelakaan kerja, BPJAMSOSTEK akan menanggung pengobatan peserta hingga sembuh tanpa ada batas biaya lagi, sesuai dengan indikasi medis jelas Eko”.

“Kami siap berkolaborasi dengan seluruh OPD untuk mempercepat terlaksananya Inpres 02/2021. Dengan memiliki perlindungan Jamsostek, seluruh pekerja dapat bekerja dengan tenang yang berujung pada masyarakat yang lebih produktif dan sejahtera,” jelas Eko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *