HeadlineOgan IlirSUMSEL

Modus Menjadi “Manusia Silver”, Pelaku Pungli di Ogan Ilir Ini Dicokok Polisi

INDRALAYA, MEDIASRIWIJAYA – Jajaran Unit Reskrim Polsek Pemulutan pimpinan Kapolsek IPTU Alanuari ST bersama Kanit Res IPDA Zulkarnain Afianata ST MSi berhasil membekuk enam orang pelaku pungutan liar (pungli) sopir truk yang biasa beraksi di wilayah hukum Polres OI, tepatnya diseberang Terminal Karya Jaya Desa Ibul Besar Kecamatan Pemulutan Kabupaten OI. Keenam pelaku pungli tersebut berhasil dibekuk aparat Kepolisian pada Kamis petang (14/10) pukul 16.00 saat sedang memalak kendaraan roda empat yang tengah melintas. Dalam menjalankan aksi pungli, keenam pelaku pungli ini bermodus sebagai “manusia silver” yang dengan sengaja mengecat seluruh bagian tubuhnya menggunakan cat berwarna silver.

Kapolres OI AKBP Yusantiyo Shandy SIK melalui Kapolsek Pemulutan IPTU Alanuari mengatakan, aksi pungli yang dilakukan para pelaku ini kerapkali meresahkan masyarakat. Lanjut Kapolsek, saat berpatroli di jalan lintas Palembang-Indralaya tepatnya di wilayah Desa Ibul Besar I, petugas menjumpai dua orang yang sedang melakukan pungli. “Dua orang pria ini tampak meminta uang kepada pengendara yang keluar-masuk Terminal Karya Jaya,” kata IPTU Iklil Alanuari, Kamis (14/10). Petugas lalu memeriksa dua orang pria tersebut yang tampak kaget dengan kedatangan polisi. Kedua orang diketahui bernama Yudhi Hasan (58 tahun) dan Alin Nursalin (56 tahun) lalu diminta ikut oleh petugas guna proses lebih lanjut.

“Ada sepeda motor pelaku juga kami bawa untuk didata dan diperiksa,” ujar Iklil. Pada patroli hunting ini, Iklil didampingi Wakapolsek Iptu Ahmad Rosyidi, Kanit Reskrim Ipda Zulkarnain dan sejumlah anggota Polsek Pemulutan lainnya. Rombongan pun melanjutkan patroli hunting ke arah Indralaya. Saat melintas di depan Gerbang Tol Kramasan, petugas menjumpai empat orang yang juga melakukan pungli.

“Saat kami melintas di lokasi kedua, keempat orang ini menggunakan modus operandi menjadi manusia silver,” ujar Iklil. Saat diperiksa, petugas menemukan uang hasil pungli sebesar Rp 76 ribu dengan pecahan seribu dan Rp 2 ribu. Selain uang, ada pula wadah untuk menampung uang berupa tiga buah ember plastik dan sebuah potongan botol plastik. “Tidak jauh beda dengan yang di depan Terminal Karya Jaya, keempat manusia silver ini meminta uang kepada pengendara di lampu merah akses keluar-masuk Gerbang Tol Kramasan,” terang Iklil. Mirisnya, kata Iklil, keempat pelaku pungli ini masih usia remaja, bahkan ada dua orang di bawah umur. Keempat manusia silver tersebut diketahui bernama Rangga (20 tahun), Aliansyah (19 tahun), AB (17 tahun) dan MS (14 tahun).

Keenam pelaku lalu dibawa ke Mapolsek Pemulutan untuk didata dan dibina agar tak mengulangi aktivitas pungli. “Para pelaku pungli total ada enam orang, mereka kami bina dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan pungli. Selanjutnya, mereka dikembalikan ke perangkat desa tempat domisili masing-masing,” jelas IPTU Iklil.(Ber)

admin

Slotmm adalah situs betting online dengan game pgsoft no 1 di indonesia, deposit pulsa tanpa potongan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *