HeadlineLahatPalembangPendidikanSUMSEL

Launching Program Pelatihan AI dan Coding bagi Guru SD, SMP/MTs, SMA/SMK/MA se-Sumsel di Lahat, Bukman Lian, Ketua PGRI Sumsel: Komitmen PGRI Sumsel Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Guru Hadapi Pesatnya Perkembangan Teknologi

Teks foto: Assoc Prof Dr H Bukman Lian MM MSi (dua dari kiri) bersama Sekretaris Umum Drs. Hery Amirul, M.M (kiri), Ketua PGRI Kabupaten Lahat, Bapak Dr. Hasperi Susanto, S.Pd., M.M., Wakil Bupati Lahat, Widya Ningsih, S.H., M.H, dan Kepala Dinas Pendidikan Lahat, H. Niel Aldrin, S.E., M.AP.

LAHAT, MEDIASRIWIJAYA – PGRI Sumatera Selatan menunjukkan komitmen yang tegas dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi. Hal ini diwujudkan dengan dilaksanakannya Program Pelatihan AI dan Coding bagi Guru SD, SMP/MTs, SMA/SMK/MA se-Sumatera Selatan. “Apresiasi kepada PGRI Kabupaten Lahat yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Yang lebih penting, Kabupaten Lahat menjadi tempat launching perdana program Workshop Coding dan Artificial Intelligence bagi Guru sebagai bagian dari program kerja PGRI Provinsi Sumatera Selatan. Karena itu, Lahat bukan sekadar tempat pelaksanaan kegiatan. Lahat menjadi titik awal sebuah gerakan. Insya Allah, setelah launching perdana ini, program serupa akan diteruskan oleh seluruh pengurus PGRI di seluruh kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Selatan,” ujar Ketua PGRI Sumsel, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si. saat sambutan pada kegiatan Lauching Program Pelatihan AI dan Coding bagi Guru SD, SMP/MTs, SMA/SMK/MA se-Sumsel di Kabupaten Lahat, Senin (21/9/2026).

Teks foto: Assoc Prof Dr H Bukman Lian MM MSi.

Pada Launching Program Pelatihan AI dan Coding ini dihadiri oleh Wakil Bupati Lahat, Widya Ningsih, S.H., M.H. sekaligus membuka kegiatan secara resmi didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Lahat, H. Niel Aldrin, S.E., M.AP. Turut hadir juga Ketua PGRI Kabupaten Lahat,  Dr. Hasperi Susanto, S.Pd., M.M., beserta seluruh jajaran; Sementara dari PGRI Sumsel, selain Ketua PGRI Sumsel Assoc Prof Dr H Bukman Lian, MM MSi., hadir juga Pengurus PGRI Sumsel, Sekretaris Umum Drs. Hery Amirul, M.M., Wakil Ketua III, Assoc. Prof. Dr. Dessy Wardiah, M. Pd., Bendahara, Dr. Hetilaniar, M. Pd., dan Ketua PSLCC PGRI Provinsi Sumsel, Dr. Widya Handayani, M. Si. Pada kegiatan ini juga menghadirkan narasumber pelatihan, Dr. Arini Fousty Badri, S. Pd., MT.

Teks foto: Wakil Bupati Lahat, Widya Ningsih, S.H., M.H. 

Menurut Bukman, Workshop Coding dan Artificial Intelligence bagi Guru Kabupaten Lahat bukan sekadar workshop atau pelatihan teknis. Ini adalah bagian dari komitmen PGRI Provinsi Sumatera Selatan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru dalam menghadapi perkembangan teknologi yang begitu cepat. “Kita telah memasuki era Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan. Karena itu, guru tidak harus menjadi programmer, tetapi guru harus memiliki literasi digital dan pemahaman teknologi agar mampu membimbing peserta didik menghadapi perubahan zaman. Anak-anak kita tumbuh di tengah teknologi. Mereka menggunakan internet, media sosial, berbagai aplikasi digital, dan kini AI. Maka tugas guru bukan hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga membimbing peserta didik agar mampu menggunakan teknologi secara cerdas, kritis, kreatif, etis, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Teks foto: Ketua PGRI Lahat, Ketua PGRI Kabupaten Lahat,  Dr. Hasperi Susanto, S.Pd., M.M.

Pada kesempatan ini Bukman menegaskan bahwa tidak perlu takut terhadap AI. AI bukan untuk menggantikan guru. AI adalah alat untuk membantu dan memperkuat guru. AI dapat membantu menyiapkan bahan ajar, merancang pembelajaran, mengembangkan asesmen, dan berbagai pekerjaan lainnya. Namun, ada hal yang tidak dapat digantikan oleh teknologi: keteladanan, kepedulian, karakter, motivasi, dan sentuhan kemanusiaan seorang guru. “Karena itu, prinsip kita jelas: AI membantu guru, bukan menggantikan guru. Teknologi memperkuat pendidikan, bukan menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan. Kita ingin membangun gerakan peningkatan kompetensi digital guru secara berkelanjutan. Setelah mengikuti workshop ini, jangan hanya bertanya: “Apa yang saya dapatkan?” Tetapi tanyakan: “Apa yang akan saya lakukan setelah kegiatan ini?” Keberhasilan workshop bukan hanya sertifikat yang kita bawa pulang. Keberhasilannya adalah ketika ada guru yang mulai menggunakan AI secara bijak, mulai mengenalkan coding dalam pembelajaran, menciptakan media pembelajaran baru, dan akhirnya memberikan pengalaman belajar yang lebih kreatif dan relevan bagi peserta didik,” kata Bukman yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas PGRI Palembang ini.

Bukman juga mengingatkan agar jangan takut terhadap teknologi dan jangan merasa terlambat untuk belajar. Kalau belum memahami coding, mari belajar. Kalau belum memahami AI, mari mencoba. Kalau belum tahu, mari bertanya. Guru adalah pembelajar sepanjang hayat. Guru yang hebat bukanlah guru yang mengetahui segala sesuatu, tetapi guru yang tidak pernah berhenti belajar.

Menurutnya, PGRI Provinsi Sumatera Selatan akan terus berkomitmen dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kesiapan guru menghadapi perubahan zaman. “Dari Lahat kita mulai. Dari satu workshop kita bangun sebuah gerakan. Dari satu guru kita tumbuhkan semangat kepada banyak guru. Dan dari peningkatan kompetensi guru, kita berharap lahir generasi Sumatera Selatan yang cerdas, kreatif, adaptif, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan. Akhirnya, saya mengucapkan selamat mengikuti workshop. Ikuti dengan sungguh-sungguh, praktikkan, eksplorasi, bertanya, berdiskusi, dan yang paling penting, bagikan ilmu yang diperoleh kepada guru-guru lainnya. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan menjadi awal yang baik bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Lahat dan Sumatera Selatan. Hidup Guru! Hidup PGRI! Solidaritas… YES! PGRI… JAYA!,” ujarnya.


Di tempat yang sama, Wakil Bupati Lahat, Widya Ningsih, S.H., M.H., dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi terhadap apa yang dilakukan PGRI, terutama PGRI Lahat dalam mensponsori kegiatan Lauching Program Pelatihan AI dan Coding bagi Guru di Lahat ini. “Selamat dan kami turut bangga karena Lahat sebagai yang pertama melakukan kegiatan ini. Semoga sesuai dengan harapan Ketua PGRI Sumsel tadi, bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru dalam menghadapi perkembangan teknologi yang begitu cepat,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *