Lantik 198 Pejabat Fungsional, Kakanwil Kemenag Sumsel: Ubah Mindset, Manfaatkan Teknologi!
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan (Kakanwil Kemenag Sumsel), Syafitri Irwan, secara resmi melantik 198 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Fungsional di lingkungan Kanwil Kemenag Sumsel. Acara pelantikan digelar secara hybrid dengan dipusatkan di Aula Kanwil Kemenag Sumsel, Selasa (23/6/2026).
Para PNS yang dilantik tersebut terdiri dari berbagai macam keahlian dan profesi, mulai dari guru, penyuluh, penghulu, analis SDM, asesor SDM aparatur, analis hukum, analis kebijakan, analis keuangan APK APB, pranata komputer, pranata humas, statistisi, dan pengelola pengadaan barang/jasa.
Dalam arahannya, Syafitri Irwan mengibaratkan para pejabat fungsional yang baru dilantik ini sebagai pasukan lini terdepan atau “infanteri” bagi Kementerian Agama. ”Bapak dan Ibu sekalian adalah pasukan terdepan Kementerian Agama. Tujuannya adalah untuk mengubah semua sistem yang dulu terasa berat, berliku, dan lama,” ujar Syafitri.

Penekanan pada Transparansi dan Kecepatan Layanan
Kakanwil menegaskan bahwa tantangan utama yang harus dihadapi oleh para ASN saat ini adalah mengubah mindset atau pola pikir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta agar pemanfaatan teknologi di era modern ini dioptimalkan untuk memangkas birokrasi yang panjang.
Akselerasi Layanan: Jika suatu urusan bisa diselesaikan dengan cepat, jangan pernah sengaja diperlambat.
Maksimalisasi Potensi: Seluruh layanan harus dimaksimalkan dan jangan diminimalisir.
Kolaborasi: Urusan pekerjaan harus diselesaikan secara kerja sama tim, tidak boleh memaksakan diri untuk menyelesaikannya sendiri.
Syafitri juga sempat berseloroh mengenai perbedaan zaman dulu dan sekarang, di mana teknologi seperti komputer saat ini telah mempermudah rekayasa administrasi dibandingkan era mesin tik atau penggunaan tipp-ex. Oleh karena itu, penguasaan teknologi menjadi hal mutlak bagi ASN untuk meningkatkan produktivitas.
Di akhir sambutannya, Kakanwil mengingatkan bahwa predikat baik yang sering diterima oleh Kemenag Sumsel merupakan hasil output dari kinerja kolektif organisasi. Ia menekankan bahwa kinerja satu orang ASN sangat memengaruhi performa instansi secara keseluruhan.
”Baiknya satu orang ASN kita akan menambah produktivitas kinerja organisasi. Kalau satu saja di antara kita ada yang macet—baik di bagian perencanaan, anggaran, atau SDM—maka kita tidak akan bisa menjadi baik. Jangan berpikir ketidakdisiplinan kecil kita tidak akan berdampak, karena hal tersebut justru bisa menyumbangkan kinerja yang buruk bagi organisasi,” pungkasnya.
Hadir secara langsung dalam pelantikan ini antara lain Kabag Tata Usaha, Taufiq, para Kepala Bidang dan Pembimas Kanwil, Ketua DWP Kanwil Kemenag Sumsel, Emilia Syafitri Irwan, beserta pengurus, dan Ketua Tim Kerja Kanwil Kemenag Sumsel. (*)




