EkonomiHeadlineMusirawasPalembangSUMSEL

Koperasi  RIAS Mura Studi Banding ke Kopdit Karya Jasa dan Kopdit Rukun Palembang

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA  –   Kunci sukses berkoperasi salah satunya adalah pendidikan, pelatihan dan kerjasama bagi anggota dan pengurus koperasi. Untuk itu pengurus dan manajemen KSP RIAS yang beralamat  Kel P1  Kecamatan Purwodadi Musi Rawas Sumatera Selatan berusaha untuk mengembangkan, menambah wawasan dan belajar dalam rangka meningkatkan kualitas kepengawasan yang berdasarkan prinsip kehati-hatian dan Administrasi Pinjaman Koperasi  dengan mengadakan studi banding ke Kopdit Karya Jasa dan Kopdit Rukun di Palembang. Studi banding dilaksanakan hari Selasa (7/9/2021). Didampingi pengurus Puskosipa Puskopdit Handriya Sanggraha Sumatera Selatan pukul 08.30 – 13.00 rombongan KSP RIAS diterima  Management Kopdit Karya Jasa, yang diterima oleh bapak C.Wintoko di kantor pusat Kopdit Karya Jasa Jln Jend Sudirman Palemang (Depan Kodam) selaku Manajer Kopdit Karya Jasa.  Rombongan langsung berkumpul di ruang pertemuan untuk saling bertukar pengetahuan.  Usai perkenalan, agenda dilanjutkan dengan proses silaturahmi dan tukar informasi dan melihat tata cara administrasi perkoperasian sebagai bagian dari pembelajaran pengembangan koperasi & unit usaha milik Koperasi. Selanjutnya pukul 13.30 berkunjung ke Kopdit Rukun yang beralamat di Jln Dempo Palembang.

Puskosipa Puskopdit Handriya Sanggraha Sum Sel mencoba memberikan perspektif dari internal koperasi. Dengan banyaknya koperasi yang terpuruk, belum berkembang dan bahkan sebagian “mati suri”,  koperasi perlu melakukan reposisi mindset. Koperasi perlu melakukan perenungan tentang apa,  mengapa dan bagaimana seharusnya berkoperasi.  Koperasi perlu dikembalikan sebagaimana filospinya “membangun orang”.    Suasana diskusi yang terbangun begitu cair dan hangat. Respon positif dari para pesera. Antusiasme peserta begitu tingggi sehingga ruang diskusi menjadi begitu asyik, mulai dari pertanyaan sampai dengan testimoni dan beberapa realitas yang memerlukan solusi komprehensif.  Terlebih koperasi bukanlah tentang uang , tetapi lebih pada persoalan membangun orang-orang didalamnya. Kapasitas anggota perlu ditingkatkan melalui pendidikan yang teraplikasi dengan ragam variasi metode agar anggota menjadi insan yang lebih bijak dan produktif. Bijak dalam arti anggota lebih cerdas dalam mengggunakan pendapatannya sehingga tidak terjebak pada konsumerisme dan produktif dalam arti anggota menjadi lebih berkinerja dikeseharian hidupnya.   Disamping itu, pendidikan harus efektif terbentuknya semangat kebersamaan (kolektivitasi) sebagai modal sosial koperasi membangun perusahaaannya berbasis kebutuhan mayoritas anggotanya.

KSP RIAS yang beranggotakan lebih dari 9.400 anggota memiliki asset lebih dari Rp 141 Milyar untuk anggotanya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pegawai hingga petani. Namun sebagian besarnya dari petani. Adapun jenis simpan pinjam diantaranya simpan pinjam haji (Sihaj), simpan pinjam bunga harian (Suburhan), simpan pinjam sukarela berjangka (Sisuka), dan simpanan tabungan Siswa (Tasis). Kata H Mulyana  M.Pd Manajer KSP RIAS.  Sedangkan Kopdit Karya Jasa yang berbasis karyawan RS RK Charitas group ( Charitas Group ini memiliki 6 rumah sakit dan tiga klinik yang ada di Palembang, Belitang, Yogyakarta dan Bengkulu.seperti  RS Myria KM 7, RS, Bakti Asih Kenten, RS Charitas Sungai Buah dll )  juga masyarakat luas di kota Palembang.  Kopdit Karya Jasa dikunjungi karena menurut laporan Dinas Koperasi kota Palembang dan Puskopdit PHS Sum Sel koperasi ini memiliki administrasi yang rapi, lengkap dan tertib sesuai strandar Koperasi dan saat ini  beranggotakan 4.500 orang dengan asset lebih  RP 86. Milyar  sebagai ketuanya adalah Yoyok Dwibiyanto.  Jika ada masyarakat Palembang yang ingin tahu atau  berminat bergabung ke Kopdit Karya Jasa bisa hubungi (0711) 3311687/372860/5611237 atau WA 0812-7112-704 Untuk Kopdit  Rukun merupakan koperasi dengan jumlah anggota terbesar di lingkungan Puskosipa Puskopdit Handriya Sanggraha Sum Sel ( anggota lebih 13.000 orang )  dengan ketuanya A. Supriyantoro. “ Semoga primer-primer koperasi di manapun juga akan memiliki administrasi perkoperasian yang baik, walau Koperasi Karya Jasa juga masih selalu melakukan pembenahan .” terang C Wintoko .   (daris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *