Kilang Plaju Lahirkan Inovasi Refrigeran Ramah Lingkungan dari Musicool hingga Breezon
PLAJU, MEDIASRIWIJAYA – Dalam momentum peringatan Hari Ozon Internasional, komitmen terhadap lingkungan terus diwujudkan Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju atau Kilang Plaju melalui inovasi produk yang lebih ramah lingkungan. Perjalanan tersebut dimulai sejak 2006 melalui Musicool, refrigeran hidrokarbon yang dikembangkan Kilang Plaju sebagai alternatif refrigeran konvensional yang dapat berdampak terhadap lapisan ozon.
Seiring perkembangan kebutuhan dan teknologi, semangat inovasi tersebut terus dilanjutkan melalui Breezon MC-32, natural refrigerant berbasis propylene (R1270) yang dikembangkan oleh pekerja Kilang Plaju sejak 2018. Breezon menjadi salah satu inovasi Kilang Plaju dalam menghadirkan produk refrigeran yang memperhatikan aspek lingkungan sekaligus efisiensi energi.
Breezon MC-32 memiliki Ozone Depleting Potential (ODP) nol atau tidak merusak lapisan ozon, serta Global Warming Potential (GWP) yang sangat rendah. Produk ini juga memiliki tingkat kemurnian minimal 99,7%wt dan berdasarkan hasil pengujian dapat membantu menghemat konsumsi listrik hingga sekitar 20–30%, dengan kebutuhan massa pengisian yang lebih rendah dibandingkan refrigeran sintetis.

Pjs. Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU Plaju, Asrinur, mengatakan bahwa perjalanan inovasi dari Musicool hingga Breezon menunjukkan komitmen Kilang Plaju untuk terus menghadirkan inovasi yang selaras dengan kebutuhan industri dan lingkungan. “Inovasi akan terus berkembang mengikuti tantangan zaman. Dari Musicool hingga Breezon, kami berupaya menghadirkan produk yang tidak hanya memberikan nilai tambah bagi industri, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan, termasuk lapisan ozon,” ujar Asrinur.
Pengembangan inovasi tersebut turut mencerminkan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya melalui upaya menghadirkan produk yang memperhatikan aspek lingkungan dan efisiensi energi. Hal ini juga sejalan dengan arah transformasi Kilang Plaju dalam mendukung operasional yang semakin berkelanjutan, termasuk pengembangan Green Refinery sebagai bagian dari perjalanan Pertamina menuju Net Zero Emission (NZE) 2060.

Breezon MC-32 saat ini juga telah dimanfaatkan di lingkungan Pertamina Group, salah satunya oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC) untuk mendukung operasional fasilitas di Lapangan Gas Cepu, Jawa Tengah. Kehadiran produk ini sekaligus memperkuat pemanfaatan hasil inovasi dalam negeri di lingkungan industri.
Bagi Kilang Plaju, setiap langkah menuju energi yang lebih bersih bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang masa depan yang ingin dijaga bersama. Dari inovasi yang terus dikembangkan, Kilang Plaju berkomitmen menghadirkan energi untuk hari ini dengan tetap menjaga bumi untuk generasi yang akan datang. (*)




