Kegiatan Bimtek Anggota DPRD Banyuasin Dinilai hanya Menghambur-hamburkan Uang Rakyat.
BANYUASIN, MEDIASRIWIJAYA, — Menjelang akhir tahun 2021, Sebanyak 45 Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek). kegiatan Bimtek tersebut dilakukan di luar Provinsi Sumsel.
Tidak semua anggota DPRD Banyuasin sepakat diadakannya kegiatan tersebut. Alasan hanya menghambur-hamburkan uang rakyat saja, ada hal yang lebih penting lagi mengingat kondisi keuangan Banyuasin sangat memprihatinkan. Apalagi Bimtek tersebut dilakukan di hotel mewah dan diluar Provinsi Sumsel. Pantauan di lapangan, Jumat, (11/12/2021) di Hotel “AL” menjulang tinggi terletak dipusat kota Bandar Lampung tersebut, terlihat diarea parkir bagian depan hotel berjejer mobil mewah berplat Polisi BG, diduga milik beberapa anggota DPRD Banyuasin. Bahkan ada sebuah mobil Fazero Sport berwarna putih terparkir didepan Hotel Oyo dikota Bandar Lampung. “Iya pak itu mobil tamu dari Banyuasin yang menginap di Hotel ini,” ujar salah satu petugas hotel ketika ditanya wartawan. Tentu saja kegiatan tersebut sangat bertentangan dengan kondisi keuangan Banyuasin, apalagi sekarang Pemkab Banyuasin banyak hutang dan dimasa Pandemi Covid-19 yang masih melanda banyak masyarakat kesulitan ekonomi.
Sementara itu salah satu Anggota DPRD Banyuasin, Muhamad Nasir, S Si mengatakan, dirinya tidak sepakat tentang kegiatan tersebut, mengingat kondisi keuangan Banyuasin sangat memprihatinkan dan masyarakat dalam kesulitan ekonomi dampak pandemi Covid-19 ini. “Sebelumnya saya memberikan usulan, alangkah baiknya kalau kegiatan Bimtek tersebut dilaksanakan di Kota Palembang saja atau disalah satu Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan agar tidak terlalu banyak biaya yang dikeluarkan, tak mungkinlah saya sebagai wakil rakyat berfoya-foya menggunakan uang rakyat sementara rakyat dalam kesulitan,” ujar Politisi Partai Golkar tersebut saat diwawancarai wartawan.
Berdasarkan pertimbangan tersebut saya dan beberapa teman-teman anggota DPRD Banyuasin tidak sepakat dan saya tidak akan mengikuti Bimtek tersebut. Ketika ditanyai seandainya ada oknum dewan dalam kegiatan Bimtek tersebut mengajak anggota keluarganya, wakil rakyat gemar olahraga ini menjelaskan itu tidak masalah asalkan menggunakan uang sendiri dan tidak mengganggu kegiatan Bimtek. “Namun jika ikut menggunakan uang negara itu jelas dilarang,” tegas dia.
Hal yang sama diungkapkan Wakil Ketua DPRD Banyuasin, Noor Ismatudin dimintai komentarnya mengenai kegiatan Bimtek tersebut melalui pesan WhatsApp dia mengatakan bahwa dirinya tidak mengikuti kegiatan Bimtek tersebut. Sementara, Ketua DPRD Banyuasin, Irian Setiawan SH MH membenarkan bahwa DPRD Banyuasin telah melaksanakan Bimtek di Provinsi Lampung. “Iya memang ada bintek,” jawabnya singkat.
Sedangkan Sekretaris DPRD Banyuasin, H Adam Ibrahim SE MSi ketika dikonfirmasikan melalui pesan WhatsApp mengenai Bimtek dan anggaran serta berapa jumlah anggota Dewan dan staf Bagian Keuangan Setwan Banyuasin yang mengikuti kegiatan Bimtek tersebut hingga berita ini ditayangkan belum ada balasan. (ydp)




